Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Awan Panas Meluncur 3 Km!

news.fin.co.id - 14/04/2026, 12:09 WIB

Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Awan Panas Meluncur 3 Km!

Gunung Semeru erupsi pagi ini, awan panas meluncur 3 km. Foto: ANTARA.

fin.co.id - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dan bikin publik waspada. Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini erupsi pada Selasa pagi dengan semburan abu dan awan panas guguran yang meluncur hingga tiga kilometer. Peristiwa ini langsung menjadi perhatian, terutama bagi warga di sekitar wilayah rawan.

Berdasarkan laporan dari petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, erupsi pertama terjadi pukul 05.22 WIB. Saat itu, kolom letusan terpantau mencapai ketinggian sekitar 1.500 meter di atas puncak atau setara 5.176 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kolom abu tampak berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat.

Selain itu, aktivitas erupsi tersebut terekam jelas di alat seismogram. Amplitudo maksimum tercatat mencapai 20 mm dengan durasi sekitar tiga menit 23 detik. Tak berhenti di situ, erupsi juga disertai awan panas guguran yang meluncur ke arah tenggara, tepatnya menuju Besuk Kobokan, dengan jarak luncur mencapai tiga kilometer.

Meski terdengar mengkhawatirkan, kabar baiknya jarak luncur awan panas tersebut masih berada di zona merah yang memang sudah ditetapkan sebagai area berbahaya. Artinya, area tersebut jauh dari permukiman warga karena telah masuk dalam radius aman sejauh 13 kilometer dari puncak sesuai rekomendasi petugas.

Advertisement

Namun, aktivitas Gunung Semeru belum berhenti. Pada pukul 06.03 WIB, gunung ini kembali erupsi. Kali ini, tinggi kolom letusan mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 4.676 mdpl. Kolom abu terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas cukup tebal, bergerak ke arah barat daya.

Rekaman seismograf menunjukkan amplitudo maksimum meningkat menjadi 22 mm dengan durasi letusan sekitar 135 detik. Kondisi ini memperlihatkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih cukup aktif dan perlu diwaspadai.

Saat ini, status Gunung Semeru masih berada di Level III atau Siaga. Status ini berarti masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti seluruh rekomendasi dari petugas berwenang.

Pihak pengamatan gunung api menegaskan bahwa masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara, khususnya di sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 13 kilometer dari puncak. Area ini menjadi jalur utama aliran awan panas dan berpotensi sangat berbahaya.

Tidak hanya itu, warga juga diminta untuk tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Hal ini penting karena ada potensi perluasan awan panas dan aliran lahar yang bisa mencapai hingga 17 kilometer dari puncak.

Risiko lain yang perlu diwaspadai yaitu lontaran batu pijar. Oleh karena itu, masyarakat juga dilarang berada dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Area ini dinilai sangat rawan terhadap bahaya langsung dari aktivitas erupsi.

Selain ancaman awan panas dan lontaran material vulkanik, warga juga harus mewaspadai potensi guguran lava serta aliran lahar. Risiko ini terutama mengintai di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu dari puncak gunung.

Beberapa aliran sungai yang menjadi perhatian utama antara lain Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Tak hanya itu, sungai-sungai kecil yang menjadi anak aliran dari Besuk Kobokan juga berpotensi membawa material lahar jika terjadi hujan atau peningkatan aktivitas vulkanik.

Situasi ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mengabaikan peringatan resmi. Aktivitas Gunung Semeru yang fluktuatif membuat potensi bahaya bisa meningkat sewaktu-waktu.

Advertisement

Dengan kondisi status siaga yang masih berlaku, masyarakat di sekitar kawasan rawan diharapkan terus memantau informasi resmi dan mengikuti arahan petugas. Keselamatan menjadi prioritas utama di tengah aktivitas vulkanik yang belum stabil.

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis gaya hidup yang berfokus pada tren kecantikan dan fenomena viral. Berdedikasi mengulas tips perawatan diri yang praktis serta kurasi tren terkini di media sosial. Menyajikan informasi yang inspiratif, akurat, dan relevan bagi kebutuhan gaya hidup modern