Prabowo Dijadwalkan Pimpin Puncak May Day 2026 di Monas, Libatkan 200 Ribu Buruh

news.fin.co.id - 15/04/2026, 09:18 WIB

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Puncak May Day 2026 di Monas, Libatkan 200 Ribu Buruh

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea.Foto:IG

fin.co.id - Kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta akan menjadi titik pusat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2026 mendatang. Sebanyak 200 ribu massa buruh dari berbagai penjuru tanah air terkonfirmasi bakal memadati ikon ibu kota tersebut untuk merayakan hari besar bagi para pekerja.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir secara langsung dalam acara tersebut. Presiden diagendakan menyampaikan pidato penting di hadapan ratusan ribu buruh pada pukul 08.30 WIB sebelum melanjutkan agenda kenegaraan lainnya.

Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk

Agenda perayaan May Day tahun ini tidak hanya terpusat di Jakarta. Usai dari Monas, Presiden Prabowo bersama jajaran menteri dan pimpinan serikat pekerja akan bertolak menuju Nganjuk, Jawa Timur. Kunjungan tersebut bertujuan untuk meresmikan Museum Marsinah, sebuah dedikasi untuk pahlawan buruh nasional.

Advertisement

"Di Nganjuk, Presiden akan meresmikan Museum Ibu Marsinah yang akan dihadiri sekitar 115 konfederasi dan federasi buruh dari seluruh Indonesia," ujar Andi Gani melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 15 April 2026.

Sinyal Peningkatan Kesejahteraan Pekerja

Selain agenda seremonial, terdapat kabar baik yang dinantikan oleh para pekerja. Pemerintah saat ini tengah mematangkan pengumuman terkait kebijakan peningkatan kesejahteraan buruh. Pengumuman strategis tersebut rencananya akan disampaikan oleh Presiden setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan luar negeri, termasuk dari Rusia.

Andi Gani juga memberikan apresiasi atas kinerja kepolisian dalam memediasi konflik industrial. Desk Ketenagakerjaan Polri tercatat berhasil menyelesaikan sejumlah kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) berskala besar yang menimpa pekerja di:

PT Tarumartani Yogyakarta

PT Daechang Bekasi

PT Multistrada Bekasi

Komitmen Menjaga Iklim Investasi

Dalam kesempatan sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen buruh untuk menjadikan momentum May Day sebagai simbol persatuan antara pekerja dan pengusaha. Saat menghadiri acara di Tangerang, Selasa, 14 April 2026, Kapolri menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan guna menarik investasi global.

Advertisement

"Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa buruh Indonesia, pengusaha Indonesia semuanya kompak dan siap memberikan ruang bagi investasi yang akan masuk di Indonesia," ungkap Jenderal Sigit.

Kapolri berharap perayaan di Monas nanti berlangsung dengan aman dan tertib. Sinergi antara buruh dan pengusaha diharapkan mampu menciptakan iklim ekonomi yang kondusif, yang pada akhirnya akan menjamin keberlanjutan kesejahteraan bagi seluruh pekerja di Indonesia.

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID