Nasional . 16/04/2026, 08:24 WIB

Berapa Gaji Manajer Kopdes Merah Putih? Segini Kisaran yang Bisa Didapat, Bikin Kaget

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id -  Pemerintah terus mendorong percepatan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang menjadi salah satu prioritas utama Presiden Prabowo Subianto. Program ini ditargetkan mampu menghidupkan kembali peran koperasi sebagai penggerak ekonomi di desa dan kawasan pesisir.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia, khususnya para manajer profesional yang saat ini tengah direkrut secara besar-besaran.

Ia menilai, peran manajer menjadi kunci utama dalam memastikan koperasi dapat berjalan optimal dan tidak mengulang kegagalan di masa lalu.

"Ya manajer ini tentu penting perannya ya, perannya agar koperasi kita. Karena kalau kali ini koperasi nggak berhasil, aduh taruhannya terlalu besar," ujar Zulkifli dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan, Rabu 15 April 2026.

Pemerintah pun mengklaim telah mengintegrasikan berbagai kementerian dan lembaga dalam satu sistem seleksi nasional. Tujuannya untuk menjaring kandidat terbaik yang mampu mengelola koperasi secara profesional, bukan sekadar administratif.

Program KDMP juga diproyeksikan menjadi fondasi baru ekonomi desa. Zulkifli menggambarkan koperasi ini sebagai pusat-pusat pertumbuhan yang diharapkan tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia.

"Karena seluruh kekuatan sudah kita kerahkan untuk membangun koperasi agar di setiap desa itu apa namanya lilin-lilin yang menyala terang sehingga bisa menerangi Indonesia," tegasnya.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, pemerintah membuka rekrutmen sebanyak 35.476 tenaga kerja melalui skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dari jumlah tersebut, sekitar 30 ribu orang akan ditempatkan sebagai manajer koperasi di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara, sementara 5.476 lainnya akan bertugas di program Kampung Nelayan Merah Putih melalui PT Agrinas Jaladri Nusantara.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui kanal resmi pemerintah di phtc.panselnas.go.id dan dibuka hingga 24 April 2026. Program ini terbuka bagi lulusan D3 hingga S1 dari semua jurusan, dengan batas usia maksimal 35 tahun serta IPK minimal 2,75.

Peserta yang lolos seleksi akan menjalani masa kerja awal selama dua tahun sebelum dialihkan ke koperasi yang mereka kelola sebagai bagian dari tahap pematangan.

Perkiraan Besaran Gaji Pengurus Kopdes Merah Putih:

Meski proses rekrutmen sudah berjalan, pemerintah belum mengumumkan secara resmi besaran gaji yang akan diterima para manajer. Zulkifli hanya menyebutkan bahwa nominalnya akan disesuaikan dengan latar belakang pendidikan masing-masing peserta.

"Gajinya nanti. Ya kan ada D3, D4, S1 ntar lah ya. Gajinya bisa diikutin, bisa diikutin. Kita kan enggak ikut sampai rupiahnya," katanya.

Namun demikian, sejumlah estimasi mulai beredar terkait kisaran gaji di lingkungan Koperasi Merah Putih. Untuk posisi manajer operasional, pendapatan diperkirakan berada di rentang Rp5 juta hingga Rp8 juta per bulan. Bahkan, untuk pendamping manajemen operasional, honorarium bisa mencapai Rp7 juta hingga Rp8 juta per bulan dengan kontrak jangka pendek.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com