Misteri EL NINO GODZILLA 2026 Terjawab: BMKG Ungkap Fakta MENGEJUTKAN

news.fin.co.id - 16/04/2026, 21:43 WIB

Misteri EL NINO GODZILLA 2026 Terjawab: BMKG Ungkap Fakta MENGEJUTKAN

Misteri EL NINO GODZILLA 2026 Terjawab, BMKG Ungkap Fakta MENGEJUTKAN

Fin.co.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan kepastian yang menenangkan terkait kondisi iklim nasional.

Sepanjang tahun 2026, Indonesia dipastikan tidak akan mengalami fenomena "El Nino Godzilla" atau El Nino ekstrem yang biasanya memicu kekeringan parah dan kebakaran hutan dalam skala besar.

Hingga pertengahan tahun ini, kondisi atmosfer global masih berada dalam fase netral atau normal.

Meskipun diperkirakan terjadi pergeseran pola cuaca pada semester kedua, kekuatannya tidak akan mencapai level ekstrem seperti peristiwa El Nino besar pada tahun 1997 maupun 2015.

Advertisement

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung, Teguh Wardoyo, menyampaikan bahwa potensi El Nino mulai terlihat pada pertengahan tahun.

Berdasarkan hasil pemantauan El Nino-Southern Oscillation (ENSO), terdapat peluang sekitar 55 persen terjadinya transisi menuju El Nino dengan kategori lemah hingga moderat.

"Memasuki semester kedua, ENSO berpotensi menuju El Nino lemah atau bahkan moderat dengan peluang sekitar 55 persen, terutama mulai periode Juni hingga Agustus," ungkap Teguh Wardoyo (14/4/2026).

Penting untuk dipahami bahwa intensitas El Nino diukur berdasarkan anomali suhu di wilayah ekuator Pasifik (Nino 3.4):

  • Lemah: Anomali 0,5 - 0,9°C
  • Moderat: Anomali 1,0 - 1,4°C
  • Kuat: Anomali 1,5 - 1,9°C
  • Sangat Kuat (Godzilla): Di atas 2,0°C

BMKG menegaskan bahwa istilah "Godzilla" bukan merupakan terminologi resmi dalam meteorologi, melainkan istilah populer untuk menggambarkan anomali suhu ekstrem yang tidak terdeteksi dalam proyeksi tahun 2026.

Fenomena ENSO & Dampaknya Bagi Curah Hujan RI

Fenomena ENSO merupakan hasil interaksi kompleks antara lautan dan atmosfer di wilayah Samudra Pasifik tropis.

Dampaknya terhadap Indonesia sangat bergantung pada kondisi suhu perairan di wilayah nusantara.

Advertisement

Jika suhu laut di Indonesia tetap hangat, maka dampak penurunan curah hujan akibat El Nino biasanya tidak terlalu signifikan.

Sebaliknya, jika El Nino terjadi bersamaan dengan penurunan suhu laut di perairan Indonesia, maka potensi kekeringan berkepanjangan akan meningkat.

Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis

Penulis FIN.CO.ID