Kronologi Jatuhnya Helikopter PK-CFX di Sanggau: Sempat Kirim Sinyal Darurat Sebelum Hilang

news.fin.co.id - 17/04/2026, 11:59 WIB

Kronologi Jatuhnya Helikopter PK-CFX di Sanggau: Sempat Kirim Sinyal Darurat Sebelum Hilang

Lokasi pencarian helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air Nusantara yang jatuh di kawasan hutan lebat Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.Foto:ANT

fin.co.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akhirnya membeberkan kronologi lengkap sesaat sebelum helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air Nusantara jatuh di pedalaman hutan Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Data terbaru menunjukkan bahwa pesawat nahas tersebut sempat memancarkan sinyal darurat sebelum akhirnya hilang dari radar.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menjelaskan bahwa helikopter tersebut memulai perjalanannya dengan lepas landas pada pukul 07.37 WIB, Jumat, 17 April 2026. Namun, hanya berselang satu jam kemudian, tepatnya pukul 08.39 WIB, otoritas penerbangan mendeteksi sinyal darurat dari posisi pesawat di tengah hutan.

"Pukul 09.15 WIB pesawat resmi dinyatakan hilang kontak. AirNav Indonesia kemudian menerbitkan notifikasi darurat atau DETRESFA pada pukul 10.43 WIB sesuai prosedur keselamatan penerbangan yang berlaku," ujar Lukman dalam keterangan tertulisnya.

Seluruh Penumpang dan Awak Gugur

Upaya pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan membuahkan hasil dengan ditemukannya titik koordinat jatuhnya pesawat. Sayangnya, benturan keras di area hutan lebat tersebut mengakibatkan seluruh orang di dalam helikopter tidak tertolong.

Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa total delapan orang yang berada di dalam manifes dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Kemenhub menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada seluruh kerabat dan keluarga korban yang ditinggalkan atas musibah ini.

Identitas Korban dan Proses Evakuasi

Advertisement

Helikopter PK-CFX tersebut dipiloti oleh Capt. Marindra Wibowo dengan didampingi seorang teknisi atau engineer bernama Harun Arasyid. Selain awak pesawat, terdapat enam penumpang yang turut menjadi korban dalam insiden memilukan ini.

Berikut adalah daftar identitas penumpang berdasarkan data resmi Kemenhub:

Mr. Patrick K. (Warga Negara Malaysia)

Mr. Victor T.

Mr. Charles L.

Mr. Joko C.

Mr. Fauzie O.

Mr. Sugito

Hingga saat ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara bersama AirNav Indonesia terus menjalin koordinasi intensif dengan Basarnas serta unsur TNI AU setempat. Fokus utama saat ini adalah melakukan proses evakuasi jenazah dari lokasi kejadian yang memiliki medan cukup berat di wilayah Sanggau.

Kemenhub juga akan bekerja sama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menyelidiki penyebab pasti jatuhnya helikopter, mulai dari pemeriksaan kondisi kelaikan pesawat hingga faktor cuaca saat kejadian berlangsung.

Lina
Lina
Penulis

FIN BIro Jogja