Internasional . 18/04/2026, 20:11 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Ironisnya, pakar menyebutkan bahwa banyak pencuri sebenarnya tidak memahami nilai teknis kartu yang mereka ambil; mereka hanya mengejar label "Pokemon" yang menjamin uang besar di pasar gelap.
"Beberapa pencuri ini sebenarnya tidak tahu secara spesifik apa yang mereka ambil, tapi mereka sadar betul bahwa satu lembar kartu kecil itu bisa bernilai jauh lebih besar daripada barang elektronik mahal sekalipun," tambah Roy Raftery melalui laporan BBC, pada Sabtu (18/4/2026).
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media