Pendidikan . 20/04/2026, 18:44 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Produk benwit yang dihasilkan didominasi oleh rantai pendek hidrokarbon pada rentang C5 hingga C11 , yang merupakan komponen utama bensin komersial.
Artinya, secara karakteristik, bahan bakar ini sudah mendekati bensin yang digunakan masyarakat saat ini.
Tak hanya itu, proses produksinya juga minim limbah. Beberapa produk sampingan bahkan dapat dimanfaatkan kembali, seperti:
Gas untuk bahan bakar pemanas reaktor
Residu cair sebagai bahan bakar alternatif
“Residu cair ini bisa dimanfaatkan seperti minyak untuk kompor,” jelas Hosta.
Salah satu keunggulan utama benwit adalah jejak karbon yang rendah . Hal ini membuatnya sejalan dengan prinsip energi bersih dan berkelanjutan.
Inovasi ini menjadi angin segar bagi Indonesia yang tengah mendorong transisi energi menuju bahan bakar ramah lingkungan.
Menariknya, manfaatnya tidak hanya berhenti di tahap laboratorium. Inovasi ini sudah mulai diuji pada mesin-mesin pertanian .
Pemilihan sektor pertanian bukan tanpa alasan. Mesin pertanian dinilai lebih fleksibel untuk dimodifikasi menggunakan bahan bakar alternatif.
“Melalui biogasoline sawit ini, petani tidak lagi bergantung sepenuhnya pada bensin berbasis minyak bumi,” ujar Hosta.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan tanggapan positif terhadap inovasi ini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media