Nasional . 20/04/2026, 14:24 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
“Rata-rata IQ orang yang mengalami stunting sekitar 72, sedangkan rata-rata manusia normal sekitar 100,” jelasnya.
Hal ini menjadi perhatian serius karena kualitas SDM sangat menentukan daya saing bangsa di masa depan.
Setelah hampir dua dekade berlalu, kekhawatiran yang disampaikan Prabowo pada tahun 2006 dinilai semakin relevan.
Hashim menyebut, ada kemungkinan sebagian tenaga kerja Indonesia saat ini merupakan generasi yang terdampak stunting di masa lalu.
Kondisi ini bisa dirasakan di berbagai sektor, mulai dari desa, industri, hingga kawasan perkotaan.
Melihat kondisi tersebut, pemerintah kini menjadikan program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu strategi utama untuk menekan angka stunting.
Program ini ditujukan untuk:
Meningkatkan asupan gizi anak-anak
Mencegah stunting sejak dini
Meningkatkan kualitas SDM Indonesia
Membantu tumbuh kembang generasi muda
Program MBG juga diharapkan mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat, khususnya anak-anak di daerah yang rentan mengalami kekurangan gizi.
Program Makan Bergizi Gratis dinilai bukan hanya kebijakan sosial semata, melainkan juga investasi jangka panjang bagi bangsa .
Dengan memperbaiki kualitas gizi anak sejak dini, Indonesia diharapkan dapat mencetak generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.
Meski memiliki tujuan besar, pelaksanaan program MBG tentu menghadapi sejumlah tantangan, seperti:
Distribusi makanan ke seluruh daerah
Pengawasan kualitas gizi
Efisiensi anggaran
Koordinasi antar-
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media