Nasional . 23/04/2026, 12:00 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Berikut gambaran gaji pokok PNS yang menjadi dasar perhitungan gaji ke-13:
IA: Rp1.685.700 – Rp2.522.600
IB: Rp1.840.800 – Rp2.670.700
IC: Rp1.918.700 – Rp2.783.700
ID: Rp1.999.900 – Rp2.901.400
IIA: Rp2.079.200 – Rp3.118.600
IIB: Rp2.164.800 – Rp3.276.800
IIC: Rp2.254.300 – Rp3.442.400
IID: Rp2.349.600 – Rp3.616.300
IIIA: Rp2.561.700 – Rp3.843.400
IIIB: Rp2.670.700 – Rp4.015.600
IIIC: Rp2.783.700 – Rp4.195.800
IIID: Rp2.901.400 – Rp4.384.200
IVA: Rp3.022.200 – Rp4.581.100
IVB: Rp3.148.600 – Rp4.779.800
IVC: Rp3.281.500 – Rp4.987.800
IVD: Rp3.421.000 – Rp5.205.100
IVE: Rp3.567.100 – Rp5.432.800
Nominal tersebut belum termasuk tunjangan, sehingga total yang diterima bisa lebih besar tergantung jabatan dan instansi masing-masing.
Selain membantu kebutuhan ASN, kebijakan gaji ke-13 juga diharapkan mampu mendorong konsumsi masyarakat. Peningkatan daya beli ini dinilai penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional tetap stabil.
Dengan jadwal pencairan yang diperkirakan mulai Juni hingga Juli 2026, para aparatur negara diharapkan dapat memanfaatkan dana tersebut secara bijak, terutama untuk kebutuhan pendidikan dan keperluan penting lainnya. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media