Pendidikan . 23/04/2026, 11:05 WIB

NGERI! Peserta UTBK Kedokteran Terciduk Pakai Alat Tersembunyi, Diduga Bagian Sindikat Joki

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

fin.co.id - Dugaan praktik kecurangan kembali mencuat dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026. Kali ini, dua peserta perempuan di Universitas Sulawesi Barat tertangkap menggunakan perangkat komunikasi tersembunyi saat ujian berlangsung.

Kasus ini terungkap pada hari pertama pelaksanaan ujian, Selasa pagi 21 April 2026 ketika petugas melakukan pemeriksaan ketat sebelum peserta memasuki ruang ujian. Kecurigaan muncul setelah alat metal detector mendeteksi benda mencurigakan pada tubuh kedua peserta.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan dan menemukan alat bantu dengar serta ponsel yang disembunyikan di balik pakaian. Perangkat tersebut diduga telah dimodifikasi untuk menunjang aksi kecurangan secara diam-diam.

Pelaksana Tugas Wakil Rektor I Unsulbar, Tasrif Surungan, mengungkapkan bahwa kedua peserta bukan berasal dari wilayah setempat.

“Perangkat yang digunakan tampak sederhana, namun sistemnya sudah dimodifikasi sehingga dapat berfungsi sebagai alat komunikasi tersembunyi,” jelasnya.

Ia menambahkan, ponsel yang digunakan telah diubah fungsinya menyerupai perangkat decoder yang terhubung langsung dengan alat di telinga peserta.

“HP itu berfungsi seperti decoder dan tersambung ke headset di telinga,” ujarnya.

Dari pola yang ditemukan, panitia menduga kuat keduanya merupakan bagian dari jaringan perjokian yang memiliki peran khusus dalam mengumpulkan soal ujian.

“Modusnya adalah membaca soal secara diam-diam, lalu mengirimkan informasi tersebut ke pihak lain di luar,” ungkapnya.

Atas temuan tersebut, pihak kampus langsung mengambil langkah tegas dengan mendiskualifikasi kedua peserta. Kasus ini juga telah dilaporkan ke panitia pusat serta aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.

Menariknya, hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa kedua peserta mendaftar pada program studi kedokteran, yang selama ini dikenal sebagai salah satu jurusan dengan tingkat persaingan tertinggi.

“Indikasi kuat mereka memang mengincar jurusan kedokteran,” kata Tasrif.

Ia juga menyebut bahwa praktik kecurangan dalam seleksi masuk perguruan tinggi kerap terjadi pada peserta yang memilih jurusan tersebut.

“Sebagian besar kasus kecurangan yang ditemukan selama ini berkaitan dengan pilihan program studi kedokteran,” tambahnya.

Pengembangan kasus mengungkap fakta lain. Kedua peserta diketahui pernah mengikuti UTBK pada tahun sebelumnya, yang semakin memperkuat dugaan adanya keterlibatan dalam jaringan terorganisir.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com