Megapolitan . 26/04/2026, 16:39 WIB

Balai Budaya Condet Jadi Benteng Budaya Betawi di Tengah Modernisasi Jakarta

Penulis : Wanda Afifah  |  Editor : Wanda Afifah

fin.co.id - Jakarta punya banyak cerita soal seni dan budaya. Namun, di tengah derasnya modernisasi, ruang ekspresi seperti Balai Budaya Condet justru jadi sorotan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong gedung ini agar terus aktif sebagai pusat kreativitas sekaligus benteng pelestarian tradisi, khususnya budaya Betawi.

Balai Budaya Condet bukan sekadar gedung pertunjukan biasa. Tempat ini menghadirkan ruang bagi seniman untuk berkarya, berekspresi, dan menjaga identitas budaya lokal agar tidak hilang ditelan zaman. Di sisi lain, masyarakat juga bisa ikut terlibat langsung dalam berbagai kegiatan seni yang digelar.

Peran Penting Balai Budaya Condet untuk Seniman Jakarta

Kepala Unit Pengelola Gedung Pertunjukan Seni Budaya Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Rinaldi, menegaskan pentingnya ruang pertunjukan bagi perkembangan kota. Menurutnya, keberadaan fasilitas seni seperti ini menjadi kunci agar para seniman tetap bisa berkarya dan berkembang.

Ia menyoroti bahwa pengembangan kesenian di Jakarta tidak boleh berhenti. Justru, ruang seperti Balai Budaya Condet harus terus hidup dan aktif menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya, terutama yang mengangkat identitas Betawi.

Dengan kata lain, Balai Budaya Condet bukan hanya tempat tampil, tetapi juga menjadi pusat pergerakan budaya di ibu kota.

Dari Laboratorium Tari hingga Ruang Kreatif Modern

Balai Budaya Condet berdiri sejak sekitar tahun 1990. Awalnya, tempat ini dikenal sebagai Laboratorium Tari dan Karawitan Condet. Seiring waktu, fungsi dan perannya berkembang menjadi ruang pertunjukan seni budaya yang lebih luas.

Saat ini, gedung tersebut berada di bawah pengelolaan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Gedung Pertunjukan Seni Budaya. Pemprov pun melengkapi fasilitasnya agar mendukung berbagai aktivitas seni.

Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain:

  • Amfiteater dengan kapasitas sekitar 100 penonton
  • Aula berukuran 10x9 meter
  • Ruang tunggu pemain
  • Fasilitas pendukung seperti toilet

Dengan fasilitas ini, seniman maupun komunitas bisa menggelar berbagai acara dengan nyaman.

Bisa Dimanfaatkan Publik, Tapi Ada Aturannya

Menariknya, Balai Budaya Condet tidak hanya digunakan oleh pemerintah. Pihak lain juga bisa memanfaatkan gedung ini untuk menyelenggarakan pertunjukan seni budaya.

Namun, penggunaan tersebut tetap mengikuti skema pemanfaatan aset Pemprov DKI Jakarta. Artinya, kegiatan yang digelar tidak boleh mengganggu tugas dan fungsi perangkat daerah, serta harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com