Anggota DPRD Jateng Asyik Merokok di Ruang Rapat Ber-AC, Netizen Geram!

news.fin.co.id - 27/04/2026, 18:21 WIB

Anggota DPRD Jateng Asyik Merokok di Ruang Rapat Ber-AC, Netizen Geram!

Video anggota DPRD merokok di ruang rapat ber-AC viral. Foto: Tangkapan Layar X/ @kalistohenituse.

fin.co.id - Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah anggota dewan merokok di dalam ruang rapat berpendingin udara (AC) mendadak viral di media sosial. Konten ini langsung memicu reaksi keras dari publik. Banyak warganet menilai tindakan tersebut tidak pantas, apalagi dilakukan oleh pejabat publik yang seharusnya menjadi contoh.

Peristiwa ini disebut terjadi di lingkungan DPRD Provinsi Jawa Tengah. Dalam video yang beredar luas, terlihat beberapa anggota dewan dengan santai menghisap rokok di dalam ruangan tertutup saat rapat berlangsung. 

Sejak video tersebut menyebar, kritik terus bermunculan. Publik menilai perilaku merokok di ruang rapat ber-AC bukan sekadar pelanggaran kecil. Sebaliknya, tindakan ini mencerminkan sikap abai terhadap etika dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat.

Sebagai pejabat publik, anggota dewan memiliki peran penting dalam membentuk citra kepatuhan terhadap aturan. Namun, kejadian ini justru memperlihatkan sebaliknya. Banyak pihak menilai bahwa tindakan tersebut mencederai kepercayaan masyarakat.

Advertisement

Tidak sedikit warganet yang menyuarakan kekecewaan. Mereka mempertanyakan komitmen para anggota dewan dalam menegakkan aturan yang justru mereka buat sendiri. Reaksi ini menunjukkan bahwa publik semakin kritis terhadap perilaku pejabat.

Selain persoalan etika, tindakan merokok di dalam ruang tertutup juga bertentangan dengan aturan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Gedung pemerintahan termasuk area yang wajib menerapkan aturan tersebut.

Aturan KTR dibuat untuk melindungi kesehatan semua orang, termasuk mereka yang tidak merokok. Oleh karena itu, pelanggaran di ruang rapat ber-AC menjadi isu serius. Apalagi ruangan tertutup dengan pendingin udara dapat memperburuk kualitas udara akibat asap rokok.

Kondisi ini semakin memperkuat kritik publik. Banyak yang menilai bahwa pelanggaran tersebut tidak bisa dianggap sepele. Sebab, dampaknya tidak hanya pada citra lembaga, tetapi juga pada kesehatan lingkungan kerja.

Publik kini menunggu respons nyata. Apakah akan ada tindakan tegas, atau kasus ini hanya berlalu sebagai viral sesaat? Waktu yang akan menjawab.

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis gaya hidup yang berfokus pada tren kecantikan dan fenomena viral. Berdedikasi mengulas tips perawatan diri yang praktis serta kurasi tren terkini di media sosial. Menyajikan informasi yang inspiratif, akurat, dan relevan bagi kebutuhan gaya hidup modern