Guru SDN Pulogebang 011 Jadi Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi, Disdik DKI Beri Pendampingan Keluarga

news.fin.co.id - 28/04/2026, 19:04 WIB

Guru SDN Pulogebang 011 Jadi Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi, Disdik DKI Beri Pendampingan Keluarga

Suasana haru menyelimuti rumah duka Nurlaela (37), salah seorang korban meninggal dalam peristiwa tabrakan KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026.

fin.co.id – Seorang guru di SDN Pulogebang 011, Jakarta Timur, Nurlela, menjadi salah seorang korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Senin, 27 April 2026 malam.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana menyatukan, pihaknya akan memberikan pendampingan menyeluruh kepada keluarga korban. Dukungan tersebut mencakup proses pemakaman, pengurusan administrasi, hingga bantuan psikososial.

“(Pendampingan) meliputi pengurusan pemakaman, administrasi, serta dukungan psikososial,” ujar Nahdiana dalam keterangannya, Selasa, 28 April 2026.

Ia juga menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas wafatnya Nurlela yang dikenal sebagai pendidik berdedikasi tinggi.

Advertisement

“Kami sangat berduka atas kepergian Ibu Nurlela, salah seorang guru kami yang berdedikasi,” ujarnya.

Atas nama keluarga besar Dinas Pendidikan DKI Jakarta, ia turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga diberikan kesabaran serta kekuatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan penanganan pascakecelakaan berjalan cepat, tepat, dan transparan.

Ia juga menyampaikan bahwa Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turut menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Nurlela.

“Bapak Gubernur Pramono Anung menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Ibu Nurlela. Beliau adalah pendidik yang berdedikasi tinggi dan telah mencerdaskan generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menyebutkan jumlah korban meninggal dalam kecelakaan tersebut mencapai 14 orang. Para korban tewas dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi.

Adapun korban luka tercatat sebanyak 84 orang yang saat ini menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya, termasuk RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya Bekasi, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina Bekasi, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID