Pernyataan Nirempati Green SM TANPA KATA MAAF Pasca Tragedi Bekasi Timur Picu Kemarahan Publik

news.fin.co.id - 28/04/2026, 20:44 WIB

Pernyataan Nirempati Green SM TANPA KATA MAAF Pasca Tragedi Bekasi Timur Picu Kemarahan Publik

Pernyataan Nirempati Green SM TANPA KATA MAAF Pasca-Tragedi Bekasi Timur Picu Kemarahan Publik

Fin.co.id - Manajemen Green SM Indonesia, perusahaan taksi listrik asal Vietnam, tengah berada di pusaran kontroversi menyusul tragedi kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026).

Perusahaan ini dituding sebagai "biang kerok" insiden yang merenggut 15 nyawa dan menyebabkan 88 orang luka-luka.

Namun pernyataan resmi mereka justru dinilai dingin dan tidak menunjukkan empati.

Dalam rilis pertamanya, Green SM hanya menyatakan dukungannya terhadap investigasi tanpa ada kata maaf maupun ucapan belasungkawa.

Advertisement

Hal ini memicu gelombang kemarahan netizen di media sosial X (dahulu Twitter) dan Instagram, yang menganggap perusahaan lebih memedulikan citra merek daripada nyawa manusia.

"Kami menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur yang melibatkan satu kendaraan Green SM. Kami mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung," tulis pernyataan resmi pertama manajemen Green SM.

Taksi Listrik Mogok Picu Tabrakan Beruntun KRL & Argo Bromo

Tragedi berdarah ini bermula ketika satu unit armada taksi listrik Green SM mengalami mogok mendadak tepat di tengah perlintasan sebidang kawasan Bekasi Timur.

Sopir taksi dilaporkan berhasil keluar sebelum kereta datang. Namun kendaraannya hantam oleh KRL dan terseret sejauh 50 meter hingga mendekati area stasiun.

Akibat KRL pertama berhenti darurat, sebuah KRL kedua di jalur yang sama juga terpaksa tertahan di Stasiun Bekasi Timur. Malapetaka memuncak saat KA Argo Bromo Anggrek yang melaju kencang tidak mendapatkan sinyal peringatan bahaya.

Tanpa sempat mengerem, Argo Bromo menghantam bagian belakang KRL kedua hingga gerbong khusus wanita hancur total. Merespons amukan massa digital, Green SM sempat merilis pernyataan kedua yang akhirnya menyertakan ucapan duka cita.

Namun, publik tetap menyoroti absennya kalimat "Permintaan Maaf" secara eksplisit meskipun armada mereka menjadi pemicu awal gangguan jalur yang berujung pada hilangnya belasan nyawa.

“Kami menyampaikan duka mendalam serta belasungkawa kepada keluarga korban. Kami berharap seluruh pihak yang terlibat segera pulih,” tulis pernyataan kedua perusahaan Vietnam tersebut.

Advertisement

Pantauan terbaru menunjukkan akun Instagram resmi Green SM telah menutup kolom komentar secara total. Tak hanya itu, akses akun resmi mereka di platform X juga dibatasi (di-private) guna menghindari serangan masif dari netizen yang terus melontarkan kritik pedas dan seruan boikot.

Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis

Penulis FIN.CO.ID