Nasional . 29/04/2026, 20:05 WIB

Presiden Prabowo Tantang Intelektual Tak Patriotik Keluar dari Indonesia, Ada Apa?

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

Fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan peringatan paling keras sejak menjabat, menargetkan para pejabat, teknokrat, dan ilmuwan yang dinilai lebih mengabdi pada kepentingan asing ketimbang rakyat sendiri.

Dalam pidato berapi-api di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/04/2026), Kepala Negara menegaskan bahwa kepintaran tanpa jiwa patriotisme tidak memiliki tempat dalam lingkar kekuasaannya.

Presiden menegaskan bahwa pemerintahannya hanya akan diisi oleh individu yang memiliki loyalitas tunggal kepada NKRI.

Dia tidak ragu untuk mempersilakan mereka yang skeptis atau merasa tidak sejalan dengan visi "Indonesia Sentris" untuk segera menanggalkan jabatan mereka.

"Pilih, bela rakyatmu atau pilih mengabdi ke yang lain. Saya tidak akan toleransi mereka yang tidak patriotik. Sepintar apa pun kau, kalau kau tidak bela bangsamu sendiri, tidak ada tempat di sekitar saya. Carilah orang lain!" tegas Presiden Prabowo Subianto.

Jadilah Profesor Merah Putih

Presiden menyoroti fenomena oknum intelektual yang menggunakan gelar dan kepakarannya justru untuk memuluskan praktik perampokan uang negara atau memperkaya bangsa lain melalui kebijakan yang merugikan.

Beliau mengingatkan uang negara seharusnya tidak mengalir ke luar negeri tanpa manfaat nyata bagi rakyat Indonesia.

Prabowo meminta para akademisi untuk bertransformasi menjadi "Profesor Merah Putih"—sosok intelektual yang berdiri tegak sebagai benteng kepentingan nasional.

Dia menekankan kepandaian teknokrat seharusnya menjadi solusi bagi kemiskinan, bukan alat untuk memperkaya diri sendiri atau korporasi global yang eksploitatif.

Menanggapi narasi skeptis dari pihak-pihak yang ingin meninggalkan Indonesia karena menilai kondisi nasional tidak ideal, Prabowo memberikan jawaban menohok.

Prabowo menantang siapa pun yang merasa tidak betah untuk silakan angkat kaki dari tanah air.

"Ada yang mau kabur? Kabur saja! Mau kabur ke mana? Hei orang-orang pintar, bukalah berita. Kita saat ini ditempatkan sebagai salah satu negara paling aman di dunia," ujar Presiden dengan nada sarkastik.

Update data keamanan dunia memang menunjukkan posisi Indonesia yang stabil di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Hal inilah yang dijadikan landasan bagi Presiden untuk meminta optimisme tinggi dari para pembantunya di pemerintahan.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com