fin.co.id - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara mencatat sebanyak 2.377 pohon bermasalah telah ditangani di enam kecamatan selama periode Januari hingga April 2026.
Kepala Sudin Tamhut Jakarta Utara, Reina Camelia, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dan angin kencang yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang maupun ranting patah.
“Penanganan dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi cuaca ekstrem dan angin kencang yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang maupun ranting patah,” kata Reina di Jakarta, Senin, 11 Mei 2026.
Selain alasan keselamatan, pemangkasan juga dilakukan agar lingkungan permukiman warga, taman kota, dan jalur hijau terlihat lebih tertata dan rapi.
Reina menjelaskan, jumlah pohon yang ditangani setiap bulan cukup bervariasi. Pada Januari tercatat sebanyak 710 pohon ditangani, kemudian 440 pohon pada Februari, 418 pohon di Maret, dan meningkat menjadi 809 pohon pada April 2026.
Penanganan yang dilakukan meliputi pemangkasan ringan terhadap 356 pohon, pemangkasan sedang sebanyak 1.713 pohon, pemangkasan berat 137 pohon, hingga penebangan 83 pohon.
Selain itu, petugas juga menangani 18 pohon sempal dan melakukan evakuasi terhadap 70 pohon tumbang.
"Jenis pohon yang ditangani pun beragam, di antaranya angsana, flamboyan, trembesi, ketapang, akasia, beringin, mangga, hingga asam kranji," ujar Reina.
Ia menambahkan, penanganan pohon juga dilakukan sebagai tindak lanjut laporan warga yang masuk melalui surat, media sosial, maupun aplikasi JAKI.
"Dalam periode yang sama, kami telah menangani 436 pohon berdasarkan aduan warga," tutur Reina.
Selain fokus pada pemangkasan dan penanganan pohon rawan tumbang, Sudin Tamhut Jakarta Utara juga rutin melakukan penanaman pohon sebagai bagian dari program penghijauan kota.
Hingga April 2026, tercatat sebanyak 216 pohon telah ditanam secara bertahap di enam kecamatan wilayah Jakarta Utara.
Beberapa jenis pohon yang ditanam antara lain tabebuya pink, tabebuya kuning, mahoni, flamboyan, dan spatodea.
"Kami juga memfokuskan penanaman pada area media keras dan jalur hijau yang minim vegetasi atau dipenuhi paving block. Hal ini dilakukan sebagai upaya menjaga dan memperluas ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan," ungkap Reina.
2.377 Pohon Bermasalah di Jakut Ditangani, Pemkot Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang
news.fin.co.id - 11/05/2026, 17:30 WIB
Pohon Tumbang di TB Simatupang (Polsek Pasar Minggu)