Puan Ingatkan Indonesia Jangan Jadi Basis Operasional Judol Internasional

news.fin.co.id - 12/05/2026, 14:35 WIB

Puan Ingatkan Indonesia Jangan Jadi Basis Operasional Judol Internasional

Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: Tangkapan layar

fin.co.id - Ketua DPR RI Puan Maharani angkat bicara terkait penangkapan ratusan warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam praktik judi online di Indonesia. Ia menegaskan Indonesia tidak boleh menjadi tempat persinggahan maupun pusat aktivitas perjudian daring berskala internasional.

"Ya, kita harus melakukan antisipasi jangan sampai kemudian kalau kemudian ada pihak-pihak yang berkeinginan menjadikan Indonesia sebagai tempat persinggahan atau sebagai tempat utama judi online, tentu saja itu jangan sampai terjadi," kata Puan di Kompleks Parlemen, Selasa, 12 Mei 2026.

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menilai pengawasan terhadap keberadaan WNA dan aktivitas yang berkaitan dengan judi online perlu diperketat secara konsisten. Menurutnya, pengawasan tidak cukup dilakukan hanya ketika muncul kasus besar, melainkan harus menjadi langkah rutin dan berkelanjutan.

“Pengetatan atau antisipasi terkait dengan hal itu harus dilakukan bukan hanya sekarang tapi secara berkala,” ujarnya.

Advertisement

Puan menambahkan, langkah antisipatif tersebut penting agar praktik judi online tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat, baik dari sisi sosial maupun keamanan.

“Hal ini penting karena ini juga untuk menjaga jangan sampai ini menjadi semakin luas dan melebar,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap 321 WNA yang diduga terlibat jaringan perjudian online di sebuah kompleks perkantoran kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Dalam penggerebekan tersebut, polisi turut menyita uang tunai sekitar Rp1,9 miliar.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Wira Satya Triputra mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pemberantasan judi online lintas negara yang memanfaatkan teknologi digital dan jaringan internasional.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID