Internasional . 13/05/2026, 21:46 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Laporan media internasional juga menyebut Amerika Serikat telah meningkatkan aktivitas intelijen di sekitar pesisir Kuba dalam beberapa bulan terakhir.
Analisis CNN menyebut Angkatan Laut dan Angkatan Udara AS telah menjalankan puluhan misi pengintaian di dekat wilayah Kuba sejak Februari 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk memantau aktivitas Rusia dan kemungkinan keterlibatan negara lain seperti China di kawasan Karibia.
Namun pemerintah Kuba membantah negaranya menjadi ancaman bagi AS. Havana justru menuding Washington melakukan pengintaian dan intimidasi melalui peningkatan operasi militer serta sanksi ekonomi.
Memanasnya hubungan AS dan Kuba kini kembali menjadi perhatian internasional, terutama karena melibatkan isu geopolitik besar seperti Rusia, China, hingga konflik Timur Tengah.
Pengamat menilai situasi ini dapat memengaruhi stabilitas kawasan Karibia sekaligus memperumit hubungan diplomatik Amerika Serikat dengan negara-negara Amerika Latin.
Sementara itu, hingga kini belum ada tanda-tanda ketegangan antara Washington dan Havana akan mereda dalam waktu dekat. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media