Internasional . 13/05/2026, 21:56 WIB

Tolak Lanjutkan Perundingan dengan AS, Iran Ajukan 5 Syarat Keras untuk Washington

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas. Pemerintah Iran menegaskan tidak akan mengikuti putaran kedua perundingan dengan Washington sebelum lima syarat utama yang diajukan Tehran dipenuhi terlebih dahulu.

Laporan kantor berita semi-resmi Iran, Fars News Agency, menyebut lima syarat tersebut dianggap sebagai jaminan minimum untuk membangun kembali kepercayaan sebelum negosiasi dilanjutkan.

Informasi itu juga diperkuat laporan TRT World yang menyebut Iran telah menyampaikan sikap resminya kepada mediator dari Pakistan.

Iran Ajukan 5 Tuntutan Utama ke AS

Menurut sumber yang mengetahui proses negosiasi tersebut, lima syarat Iran meliputi:

  • Penghentian perang di seluruh front, terutama di Lebanon

  • Pencabutan sanksi ekonomi terhadap Iran

  • Pembebasan aset Iran yang dibekukan di luar negeri

  • Kompensasi atas kerusakan akibat perang

  • Pengakuan hak kedaulatan Iran di Selat Hormuz

Iran menilai syarat-syarat tersebut merupakan langkah minimal agar pembicaraan damai dapat kembali dilakukan secara serius dan adil.

Sumber Fars menyebut Tehran merasa proposal 14 poin yang sebelumnya diajukan AS terlalu berpihak pada kepentingan Washington dan dianggap hanya ingin mencapai target politik yang gagal diraih lewat jalur perang.

Trump Tolak Respons Iran

Sebelumnya, Iran telah mengirimkan respons resmi terhadap proposal AS melalui Pakistan pada Minggu lalu. Namun Presiden Donald Trump dikabarkan menolak tanggapan tersebut dan menyebutnya tidak dapat diterima.

Pernyataan Trump membuat peluang tercapainya kesepakatan damai kembali memanas, terutama setelah konflik besar pecah di kawasan Timur Tengah sejak awal 2026.

Iran juga menyoroti keberlanjutan blokade angkatan laut Amerika Serikat di Laut Arab dan Teluk Oman yang dinilai memperparah ketidakpercayaan Tehran terhadap Washington.

Menurut sumber Iran, meski gencatan senjata telah diberlakukan, aktivitas militer AS di kawasan tetap berlangsung sehingga menimbulkan keraguan terhadap komitmen damai Amerika.

“Keberlanjutan blokade laut setelah gencatan senjata memperdalam ketidakpercayaan Tehran terhadap Washington,” ungkap sumber tersebut.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com