Nasional . 16/05/2026, 21:42 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Selain konflik antara suku Hubla dan Lanny, bentrokan juga dilaporkan terjadi antara suku Dani (Wamena) dan suku Lanny (Tiom).
Konflik tersebut berlangsung di Kampung Muai, Distrik Hubikiak, Kabupaten Jayawijaya.
Meski tidak menimbulkan korban meninggal dunia, bentrokan di wilayah itu menyebabkan sejumlah warga mengalami luka ringan.
Akibat konflik antarsuku yang terjadi di sejumlah lokasi tersebut, total sebanyak 21 orang dilaporkan menjadi korban.
Rinciannya:
2 orang meninggal dunia
4 orang mengalami luka berat
15 orang mengalami luka ringan
Selain korban jiwa dan luka-luka, konflik juga memicu gelombang pengungsian warga.
Sebanyak 609 warga dilaporkan mengungsi ke Polres Jayawijaya demi mencari perlindungan dari bentrokan yang terjadi di Wouma, Wamena.
Ratusan pengungsi itu terdiri dari perempuan, anak-anak, hingga lansia yang khawatir situasi keamanan semakin memburuk.
Hingga kini, aparat kepolisian bersama Brimob masih disiagakan di sejumlah titik rawan untuk mencegah bentrokan susulan.
Pihak kepolisian juga terus melakukan pendekatan persuasif kepada tokoh masyarakat dan tokoh adat agar konflik dapat segera diselesaikan secara damai.
Situasi keamanan di Wamena sendiri masih menjadi perhatian serius karena konflik antarsuku berpotensi kembali meluas apabila tidak segera dikendalikan.
Masyarakat pun diimbau tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memperkeruh keadaan di tengah upaya aparat memulihkan keamanan di wilayah Jayawijaya. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media