Internasional . 17/05/2026, 16:05 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Menurut Erdogan, negara-negara Timur Tengah harus mulai mengutamakan kepentingan kawasan dibanding kepentingan asing atau perusahaan multinasional.
“Isu apa pun di kawasan harus diselesaikan para pemain regional tanpa campur tangan pihak luar,” tegasnya.
Pernyataan ini dianggap sebagai kritik tersirat terhadap keterlibatan sejumlah negara besar dalam dinamika politik Timur Tengah.
Presiden Turki juga mengingatkan negara-negara di kawasan agar tidak terjebak pada kepentingan politik jangka pendek.
Ia meminta para pemimpin Timur Tengah lebih fokus menjaga kepentingan nasional dan stabilitas kawasan dibanding mengejar keuntungan sesaat.
Menurut Erdogan, konflik yang terus berlangsung hanya akan memperburuk kondisi ekonomi, keamanan, dan kemanusiaan di kawasan.
Karena itu, ia berharap negara-negara Timur Tengah dapat mulai membangun kerja sama yang lebih kuat demi menciptakan stabilitas jangka panjang.
Pernyataan Erdogan ini kembali menarik perhatian dunia internasional karena hubungan Turki dan Israel dalam beberapa tahun terakhir memang sering mengalami pasang surut.
Meski sempat melakukan normalisasi hubungan diplomatik, Turki tetap menjadi salah satu negara yang paling vokal mengkritik kebijakan Israel, terutama terkait konflik Palestina.
Erdogan bahkan beberapa kali menyebut tindakan Israel sebagai ancaman terhadap perdamaian kawasan.
Di sisi lain, Israel menilai sejumlah kritik Erdogan bersifat politis dan tidak membantu menciptakan solusi konkret di Timur Tengah.
Situasi Timur Tengah hingga kini memang masih dipenuhi berbagai konflik dan ketegangan geopolitik.
Mulai dari konflik Israel-Palestina, perang di Suriah, ketegangan Iran dengan negara Barat, hingga perebutan pengaruh politik di kawasan terus menjadi sumber instabilitas.
Banyak pihak khawatir konflik yang terus berlarut dapat memicu eskalasi lebih besar dan berdampak terhadap ekonomi global maupun keamanan internasional.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media