Iran Siapkan Tarif Khusus di Selat Hormuz, Kapal AS dan Sekutu Terancam Diblokir!

news.fin.co.id - 17/05/2026, 21:23 WIB

Iran Siapkan Tarif Khusus di Selat Hormuz, Kapal AS dan Sekutu Terancam Diblokir!

Iran izinkan kapal tanker Thailand lewati selat Hormuz.

Tak lama setelah itu, Iran melakukan penutupan Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur perdagangan minyak paling penting di dunia.

Penutupan selat tersebut langsung mengguncang pasar global karena sekitar seperlima pasokan minyak dunia melewati jalur tersebut.

Meski sempat tercapai gencatan senjata pada 8 April melalui mediasi Pakistan, situasi kawasan belum benar-benar stabil.

Perundingan yang digelar di Islamabad disebut gagal menghasilkan kesepakatan permanen antara pihak-pihak yang bertikai.

Advertisement

Bahkan sejak 13 April, Amerika Serikat mulai memberlakukan blokade laut terhadap lalu lintas maritim Iran di Selat Hormuz.

Langkah tersebut semakin memperkeruh hubungan antara Washington dan Teheran.

Pada awal Mei 2026, Donald Trump sempat mengumumkan Project Freedom sebagai upaya untuk menjamin kapal-kapal internasional tetap bisa melintasi Selat Hormuz.

Trump menjanjikan pengawalan militer bagi kapal yang melintas di jalur strategis tersebut.

Namun Iran menolak keras langkah itu dan menegaskan bahwa setiap pelayaran di Selat Hormuz tetap membutuhkan persetujuan Teheran.

Menariknya, beberapa waktu kemudian Trump justru mengumumkan penangguhan Project Freedom tanpa penjelasan rinci.

Selat Hormuz Jadi Jalur Vital Dunia

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur laut paling strategis di dunia karena menjadi pintu utama distribusi minyak dari kawasan Teluk menuju pasar internasional.

Setiap gangguan di wilayah tersebut hampir selalu berdampak pada harga minyak global dan stabilitas ekonomi dunia.

Karena itu, perkembangan terbaru terkait kebijakan Iran di Selat Hormuz langsung menjadi perhatian banyak negara.

Para pengamat menilai penerapan tarif dan pengaturan jalur khusus oleh Iran berpotensi memicu ketegangan baru di kawasan.

Advertisement
Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID