Nasional . 17/05/2026, 15:47 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada seluruh aparat penegak hukum dan institusi negara agar segera melakukan pembenahan internal serta membersihkan praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Dalam pidatonya, Presiden menyoroti masih adanya aparat yang diduga justru menjadi pelindung berbagai praktik ilegal seperti penyelundupan, perjudian hingga peredaran narkoba.
Prabowo menegaskan aparat negara harus berdiri di pihak rakyat, bukan malah terlibat dalam praktik-praktik melanggar hukum.
“Seluruh aparat lainnya juga harus memperbaiki diri, kejaksaan, kepolisian, tentara harus koreksi diri harus menghilangkan penyelewengan dan korupsi dari tubuh masing-masing,” ujar Prabowo.
Ia mengaku tidak ingin lagi mendengar adanya aparat yang justru menjadi “backing” berbagai aktivitas ilegal di Indonesia.
“Jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan, aparat yang backing penyelewengan, aparat yang backing penyelundupan, backing narkoba, backing judi, backing ilegal ini, ilegal itu,” tegasnya.
Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan publik karena disampaikan secara terbuka oleh Presiden di depan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga meminta Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali pada jati diri sebagai institusi yang dekat dengan rakyat.
Menurut dia, keterlibatan aparat dalam membantu sektor pangan dan pertanian merupakan bagian dari konsep “tentara rakyat” dan “polisi rakyat”.
“TNI adalah tentara rakyat, polisi kita harus jadi polisi rakyat,” kata Prabowo.
Presiden bahkan mengaku tidak mempermasalahkan kritik dari luar negeri terkait keterlibatan aparat dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan.
“Saya memang kenyang diejek, enggak apa-apalah. Biar saja paling diejek. Rakyat yang susah lebih menderita tiap hari,” ujarnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media