DKI Gencarkan Edukasi Penyembelihan Hewan Kurban Higienis Jelang Idul Adha 2026

news.fin.co.id - 18/05/2026, 10:27 WIB

DKI Gencarkan Edukasi Penyembelihan Hewan Kurban Higienis Jelang Idul Adha 2026

Proses menyembelih hewan kurban (dok)

fin.co.id - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat serta pelaku usaha terkait tata cara penyembelihan dan penanganan hewan kurban yang higienis menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A Sidabalok mengatakan, selain memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban, pihaknya juga aktif memberikan pelatihan dan sosialisasi kepada masyarakat.

"Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas KPKP tidak hanya memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban, tetapi juga menggencarkan pelatihan dan sosialisasi kepada para pelaku usaha maupun masyarakat," kata Hasudungan dilansir Antara, Senin, 18 Mei 2026.

Menurutnya, berbagai persiapan dilakukan agar pelaksanaan kurban di Jakarta berlangsung aman, sehat, dan tetap sesuai syariat Islam.

Advertisement

Salah satu langkah yang menjadi perhatian utama yakni pelatihan dan sosialisasi kepada pelaku usaha hewan kurban, pengurus tempat pemotongan, hingga masyarakat umum.

Materi edukasi yang diberikan mencakup kompetensi juru sembelih halal, prosedur pemasukan hewan kurban, cara memilih hewan kurban sehat, hingga ketentuan lokasi penjualan dan pemotongan hewan.

Hasudungan menilai edukasi tersebut penting agar proses penyembelihan tidak hanya memenuhi ketentuan agama, tetapi juga memperhatikan standar kesehatan dan kebersihan pangan.

Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai penanganan daging kurban yang baik dan higienis.

"Langkah tersebut dilakukan agar kualitas daging tetap terjaga hingga didistribusikan kepada warga penerima manfaat," ujar Hasudungan.

Ia menjelaskan, penanganan daging yang tepat sangat memengaruhi keamanan pangan bagi masyarakat. Karena itu, warga diminta memperhatikan kebersihan alat, lokasi pemotongan, hingga proses penyimpanan dan distribusi daging.

Di sisi lain, pengawasan kesehatan hewan kurban juga tetap diperketat. Saat proses penyembelihan berlangsung nanti, petugas akan melakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem di lokasi pemotongan.

Pemeriksaan antemortem dilakukan sebelum hewan disembelih untuk memastikan kondisinya sehat, sedangkan pemeriksaan postmortem dilakukan setelah penyembelihan guna memastikan daging aman dikonsumsi.

Untuk mendukung pengawasan tersebut, Dinas KPKP DKI Jakarta juga melakukan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk daerah pemasok hewan kurban dari sejumlah wilayah di Indonesia.

Advertisement

Adapun pemeriksaan kesehatan hewan kurban telah dilaksanakan sejak 27 April hingga 26 Mei 2026 di lokasi penampungan dan tempat penjualan hewan kurban yang tersebar di lima wilayah DKI Jakarta.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID