Di sisi lain, Polda Metro Jaya menegaskan proses pengungkapan kasus dilakukan menggunakan metode scientific crime investigation yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pihaknya telah menjelaskan proses penyelidikan secara terbuka, termasuk mengenai perbedaan inisial tersangka yang sempat menjadi perhatian publik.
"Kan sudah dijelaskan kalau Polda Metro Jaya menggunakan scientific crime investigation. Untuk inisial BHC itu sama dengan BHW, kemudian dari Polda Metro Jaya ada tersangka MAK," katanya kepada wartawan, Jumat, 20 Maret 2026.