Mantan Napi Bangkit! Kini Punya 50 Outlet Ayam dan Jadi Pemasok MBG

news.fin.co.id - 24/05/2026, 19:38 WIB

Mantan Napi Bangkit! Kini Punya 50 Outlet Ayam dan Jadi Pemasok MBG

Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan Direktorat Jenderal Imigrasi, Eko Budianto. Foto: Dok Kemenimipas

fin.co.id - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) terus memperkuat program pembinaan kemandirian berbasis usaha produktif bagi warga binaan. Salah satu hasilnya terlihat dari keberhasilan Klien Pemasyarakatan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Jakarta Timur-Utara yang kini sukses membangun usaha kuliner.

Melalui merek olahan ayam “Chicken Jepun”, sebanyak 50 outlet cabang telah berdiri di wilayah Jabodetabek.

Selain fokus pada pembinaan dan pendampingan, Kemenimipas juga mendorong pemasaran produk hasil karya warga binaan. Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui penyediaan stan khusus produk warga binaan dalam layanan paspor pada kegiatan Car Free Day (CFD) di Jakarta, Minggu, 24 Mei 2026.

Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan Direktorat Jenderal Imigrasi, Eko Budianto mengatakan, pihak Imigrasi turut mengambil peran dalam memperkenalkan produk hasil karya warga binaan kepada masyarakat.

Advertisement

"Karena kita Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, (selain paspor) itu ada display produk-produk dari Pemasyarakatan, dari Bapas Jakarta Timur-Utara. Harapannya pendekatan kita terhadap masyarakat berdampak pada kualitas layanan kami dan kepercayaan masyarakat," kata Eko.

Dalam kegiatan tersebut, Jamaludin selaku Klien Pemasyarakatan Bapas Jakarta Timur-Utara mendapat kesempatan memasarkan produk usahanya kepada masyarakat.

Jamaludin mengaku ilmu yang diperoleh selama menjalani masa pidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) menjadi bekal penting dalam membangun usaha setelah bebas.

"Saat saya baru pulang (menjalani pidana) itu bingung, mau usaha apa. Baru setelah 3 bulan, uang sudah nggak ada, dapat ilmu yang di dalam itu. Akhirnya kita cari file-file lagi, ilmu di Lapas Sentul. Akhirnya kita coba untuk eksperimen, ilmu nugget di sana. Pembuatan nugget dan alhamdulillah jadilah produk seperti ini. Tadi sudah saya sebutkan, chicken jepun," tuturnya.

Kini, usaha yang dirintis Jamaludin telah membuka lapangan pekerjaan bagi 13 orang. Bahkan, bulan depan jumlah pekerja disebut akan bertambah 10 orang lagi.

Tak hanya itu, produk “Chicken Jepun” juga telah menjadi pemasok untuk tujuh dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Melalui program pembinaan berbasis usaha produktif serta dukungan pemasaran bagi hasil karya warga binaan, Kemenimipas menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup warga binaan setelah bebas.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menekan angka residivisme sekaligus menciptakan peluang kerja baru agar warga binaan lebih mandiri dan memiliki daya saing di tengah masyarakat.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID