Nasional . 25/05/2026, 18:17 WIB

Mualem Blak-blakan! Pemulihan Bencana Aceh Baru 30 Persen, Infrastruktur Banyak Rusak

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem mengungkapkan proses pemulihan pascabencana di Aceh hingga kini baru mencapai sekitar 25 hingga 30 persen.

Menurut Mualem, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah, terutama terkait pembangunan infrastruktur dasar yang rusak akibat bencana.

“Banyak yang belum terpenuhi. Infrastruktur belum, jembatan belum. Sekolah-sekolah dan sebagainya masih dalam proses,” kata Mualem kepada wartawan, Senin, 25 Mei 2026.

Ia menilai kondisi pemulihan di Aceh sempat semakin berat akibat terjadinya blackout atau pemadaman listrik total di wilayah Sumatra beberapa waktu lalu.

“Ya saya rasa masuk kategori parah. Jalan lintasan nasional saja sempat antre panjang,” ujarnya.

Meski begitu, Mualem memastikan kondisi kelistrikan di wilayah terdampak kini telah kembali normal.

“Sudah normal,” ujarnya.

Sementara itu, pemerintah pusat memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Pulau Sumatra mulai memasuki tahap pemulihan permanen.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan saat ini pemerintah fokus menjalankan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) setelah masa tanggap darurat dan transisi dinilai berjalan cukup baik.

“Sekarang kita akan menuju proses pemulihan permanen. Setelah tanggap darurat dan transisi, kita masuk tahap rehab-rekon dan kuncinya ada pada Rencana Induk atau Renduk,” kata Tito di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Ia menjelaskan sejumlah layanan dasar seperti listrik, BBM, SPBU, internet, hingga akses jalan nasional secara umum telah kembali berfungsi normal.

“Listrik, BBM, internet umumnya sudah lancar, kecuali beberapa desa yang masih terisolasi akibat longsor. Jalan nasional dan jembatan nasional juga sudah kembali terhubung,” jelasnya.

Di sektor pendidikan, Tito menyebut proses belajar mengajar telah berjalan di 4.922 sekolah terdampak.

Namun sebagian sekolah masih menggunakan tenda maupun ruang kelas darurat, terutama di kawasan merah yang harus direlokasi.

“Mayoritas sudah kembali ke sekolah masing-masing. Sekitar 3.800 sekolah sudah diperbaiki,” ungkapnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com