Pemprov DKI Tingkatkan Pengawasan Lokasari Usai Dugaan Prostitusi Anak Viral

news.fin.co.id - 26/05/2026, 13:55 WIB

Pemprov DKI Tingkatkan Pengawasan Lokasari Usai Dugaan Prostitusi Anak Viral

Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur melibatkan dua tersangka.

fin.co.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memperketat pengawasan di kawasan Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat, menyusul munculnya dugaan praktik prostitusi anak di wilayah tersebut.

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menyampaikan bahwa Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) telah diminta berkoordinasi dengan aparat kepolisian guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Memerintahkan Dinas PPAPP Provinsi, Sudin PPAPP Jakbar, dan instansi terkait untuk melakukan monitoring dan patroli intensif di kawasan tersebut. Memperkuat koordinasi dengan Polda Metro Jaya," kata Chico dalam keterangannya, Selasa, 26 Mei 2026.

Ia menegaskan bahwa aparat kepolisian bersama jajaran Pemprov DKI sudah turun langsung ke lokasi untuk menelusuri dugaan tersebut.

Advertisement

Sebagai langkah awal, Pemprov DKI juga telah menginstruksikan Pemerintah Kota Jakarta Barat agar bergerak cepat melakukan pendalaman kasus.

"Kami telah berkoordinasi dengan Pemkot Jakarta Barat, khususnya Sudin PPAPP dan Sudin Sosial Jakbar yang sudah turun langsung mendalami informasi tersebut. Polsek Tamansari juga telah melakukan pengecekan di lokasi dan masih terus mendalami kasus ini," kata Chico.

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk eksploitasi seksual terhadap anak.

"Sikap Pemprov DKI Jakarta zero tolerance terhadap segala bentuk eksploitasi seksual anak," tegasnya.

Selain itu, apabila nantinya ditemukan korban anak di bawah umur, pemerintah daerah memastikan siap memberikan perlindungan serta pendampingan untuk proses pemulihan.

"Pemprov DKI siap memberikan perlindungan, pendampingan, dan rehabilitasi bagi anak jika ditemukan korban," pungkas Chico.

Sebelumnya, media sosial X diramaikan unggahan yang menyebut kawasan Lokasari diduga menjadi lokasi praktik prostitusi anak di bawah umur. Video viral tersebut diunggah akun X @hunter_tnok dan direkam oleh seorang warga negara asing asal Jepang.

Dalam rekaman itu terlihat sejumlah orang yang diduga muncikari menawarkan jasa prostitusi kepada pria tersebut, termasuk menawarkan gadis berusia 15 tahun hingga yang disebut masih perawan.

Video itu juga memperlihatkan pria asal Jepang tersebut dibawa ke sebuah penginapan dan diperlihatkan beberapa perempuan yang diduga masih di bawah umur.

Advertisement
Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID