fin.co.id - Ribuan umat Muslim melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mulai pukul 07.10 WIB pada Rabu pagi, 27 Mei 2026.
Jemaah terlihat memadati berbagai area, mulai dari lapangan utama, masjid, hingga area parkir untuk mengikuti pelaksanaan Salat Idul Adha. Sejumlah pedagang juga tampak menawarkan alas tikar kepada jamaah dengan harga sekitar Rp15.000 bagi yang tidak membawa perlengkapan sendiri.
Salat Idul Adha tersebut turut dihadiri Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) serta mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2003–2008, Jimly Asshiddiqie.
Jusuf Kalla tiba sekitar pukul 06.30 WIB mengenakan kemeja putih dipadukan jas abu-abu, sarung kotak-kotak hijau, dan peci hitam. Ia menempati saf terdepan di area lapangan masjid bersama mantan Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, yang bertindak sebagai khatib.
Dalam khutbahnya, Din Syamsuddin menyerukan pentingnya kebangkitan umat Islam dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan moralitas.
“Umat Islam harus tampil dan bangkit. Menyelamatkan Indonesia, membebaskan Indonesia dari kemungkaran. Indonesia yang merdeka, berdaulat, dan adil sesuai cita-cita pendiri Indonesia,” isi khutbah Din Syamsuddin.
Pelaksanaan Salat Iduladha berlangsung dengan khusyuk. Jamaah memenuhi hampir seluruh area lapangan hingga pelataran masjid.
Pada kesempatan tersebut, Din Syamsuddin yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bertindak sebagai khatib, sementara imam salat dipimpin oleh Agus Nur Qowim.