Internasional . 28/05/2026, 23:57 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia dan Prancis memiliki kesamaan pandangan yang kuat dalam mewujudkan stabilitas di kawasan Timur Tengah. Salah satu langkah konkretnya adalah melalui implementasi Solusi Dua Negara (two-state solution) demi terwujudnya kemerdekaan Palestina.
Pernyataan tersebut mengemuka saat Kepala Negara menyampaikan pidatonya di Istana Elysee, Paris, Prancis, yang terpantau secara daring dari Jakarta pada Kamis, 28 Mei 2026 malam.
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa dirinya memiliki pandangan yang serupa dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengenai krusialnya situasi di Timur Tengah. Menurut beliau, gejolak di kawasan tersebut tidak bisa kita abaikan begitu saja karena memberikan dampak yang sangat besar dan langsung terhadap kondisi energi global.
Oleh sebab itu, mewujudkan perdamaian di wilayah tersebut bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan demi kepentingan bersama di tingkat internasional. Dalam kesempatan ini, Presiden Prabowo juga melayangkan pujian terhadap langkah berani Prancis di panggung diplomasi Barat.
"Karena itu perdamaian di kawasan Timur Tengah menjadi kepentingan kita bersama. Saya juga sangat gembira bahwa Prancis salah satu pelopor yang mengajak banyak negara di Eropa dan di Barat untuk mendukung Solusi Dua Negara, kemerdekaan Palestina," kata Prabowo.
Ia juga kembali mempertegas posisi mendasar dari diplomasi luar negeri Indonesia yang konsisten membela hak-hak masyarakat Palestina di kancah internasional.
"Indonesia tetap berpandangan tidak mungkin ada perdamaian di Timur Tengah tanpa Solusi Dua Negara. Tanpa keadilan bagi rakyat Palestina," ujar Prabowo menambahkan.
Di tengah kondisi geopolitik dunia yang penuh dengan ketidakpastian dan konflik, Presiden Prabowo meyakini bahwa Indonesia dan Prancis bisa mengambil peran yang sangat positif. Pemerintah Indonesia sendiri memastikan akan selalu mendorong dan mengawal segala bentuk usaha serta upaya untuk memelihara perdamaian dunia.
Lebih lanjut, Kepala Negara menyoroti bagaimana kemajuan sains dan teknologi saat ini telah membuat seluruh belahan dunia makin mudah terhubung. Dalam kondisi bumi yang tanpa sekat seperti sekarang, meletusnya perang dan konflik bersenjata sama sekali tidak akan membawa kebaikan atau keuntungan bagi pihak manapun.
Melalui kesamaan visi ini, jalinan kemitraan antara Jakarta dan Paris harapannya bisa menghasilkan program-program yang jauh lebih nyata dan berimbang ke depannya.
"Karena itu kami sangat gembira bahwa kita sekarang sudah punya comprehensive strategic partnership dan kita tentunya akan lihat dalam saat yang mendatang kerja sama yang lebih konkret, lebih seimbang dan lebih berdampak," tutur Presiden.
Sebagai penutup, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa dalam pertemuan bilateral hari ini, kedua belah pihak akan membahas sejumlah sektor kerja sama strategis secara mendalam.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media