fin.co.id - Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan melaporkan progres perbaikan saluran bawah tanah yang menyebabkan jalan ambles di Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, telah mencapai 75 persen dari keseluruhan pekerjaan.
Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan, Santo mengatakan, proses perbaikan saat ini terus dikebut agar akses jalan dapat kembali digunakan oleh masyarakat dalam waktu dekat.
"Proses perbaikan sudah 75 persen," kata Santo dikutip Antara, Senin, 1 Juni 2026.
Ia menjelaskan, setelah pemasangan saluran selesai dilakukan, tahapan berikutnya adalah penutupan kembali area galian yang dilanjutkan dengan proses pengecoran.
"Setelah itu, dilakukan pemadatan dan pengecoran agar konstruksi jalan kembali kuat dan aman dilalui kendaraan," ujar Santo.
Menurutnya, pekerjaan difokuskan pada perbaikan saluran bawah tanah yang berada tepat di bawah badan jalan. Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap guna memastikan sistem drainase kembali berfungsi dengan baik sekaligus memulihkan kondisi jalan yang terdampak kerusakan.
Untuk mendukung kelancaran pekerjaan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan penutupan sementara ruas Jalan Lenteng Agung arah selatan atau menuju Depok. Kebijakan tersebut diberlakukan agar proses perbaikan dapat berlangsung lebih aman dan cepat.
"Jadi, agar lebih aman, kita tutup dari jam 14.00 WIB sampai 05.00 WIB pagi. Jadi, besok hari sudah bisa dilalui," kata Santo.
Selama penutupan berlangsung, arus kendaraan dialihkan ke jalur alternatif yang telah disiapkan petugas guna mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.
Sebelumnya, kerusakan saluran bawah tanah di kawasan Lenteng Agung menyebabkan sebagian badan jalan mengalami ambles. Untuk mengatasi persoalan tersebut, petugas melakukan pembongkaran pada bagian jalan yang terdampak dan mengganti saluran lama dengan pemasangan gorong-gorong atau box culvert baru.
Suku Dinas SDA Jakarta Selatan menargetkan pekerjaan utama segera rampung sehingga arus lalu lintas dapat kembali normal. Sementara itu, tahap penyempurnaan seperti penataan area sekitar lokasi akan tetap dilanjutkan hingga seluruh konstruksi dinyatakan aman dan selesai sepenuhnya.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Jakarta Selatan telah menyiapkan anggaran sekitar Rp380 juta untuk mendukung perbaikan saluran air yang amblas di kawasan Lenteng Agung tersebut.