Hunian Baru Warga Bantaran Rel Siap Diresmikan

news.fin.co.id - 09/06/2026, 22:22 WIB

Hunian Baru Warga Bantaran Rel Siap Diresmikan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Foto: Anisha Aprilia

fin.co.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau langsung progres pembangunan hunian sementara bagi warga yang sebelumnya tinggal di bantaran rel kawasan Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Juni 2026.

Pembangunan hunian tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke kawasan permukiman bantaran rel beberapa waktu lalu. Pemerintah menargetkan fasilitas tersebut siap digunakan dan diresmikan dalam waktu dekat.

Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara, mengatakan hunian sementara tersebut dijadwalkan diresmikan pada 15 Juni 2026. Ia juga menyebut Presiden Prabowo berpeluang hadir dalam peresmian apabila seluruh persiapan berjalan sesuai rencana.

"Kita akan janji 15 Juni. Saya periksa hari ini, besok saya akan laporkan kepada Presiden bahwa (hunian) sudah siap," kata Menteri Ara.

Advertisement

Dalam kunjungan tersebut, Ara didampingi Kepala Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria. Keduanya meninjau sejumlah fasilitas sekaligus membahas berbagai aspek pengelolaan kawasan hunian agar dapat berfungsi dengan baik setelah ditempati warga.

Di sela-sela kegiatan, Ara bahkan sempat mencoba ayunan di area bermain anak sambil berdiskusi mengenai pengelolaan lingkungan hunian, mulai dari kebersihan, sistem parkir, hingga mekanisme pembayaran listrik.

"Ini manajemennya, kebersihannya, bagaimana parkirnya, bagaimana bayar listriknya. Itu, Pak Doni. Iya. Kalau boleh, seminggu ini itu yang disiapkan, Pak," ucap Menteri Ara.

"Siap bapak. Kami akan melakukan evaluasi secepatnya," jawab Dony.

Selain memastikan kesiapan fasilitas dasar, Ara juga mengusulkan adanya kebun hidroponik dan kolam ikan di area belakang hunian. Menurutnya, fasilitas tersebut dapat menjadi sarana produktif yang membantu warga memperoleh tambahan penghasilan.

Ia menegaskan bahwa hunian tersebut harus diperuntukkan bagi warga yang memang berhak menerima manfaat sesuai tujuan awal program relokasi yang digagas pemerintah.

"Nanti saya kasih pesan Pak Doni, hunianmya tolong sesuai aturan, sesuai yang berhak, sesuai misi mulia Presiden, yaitu orang-orang, rakyat kita, masyarakat kita yang ada di bantaran rel kereta api yang di senen kemarin," tuturnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kawasan hunian sementara tersebut telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung dan tampak siap ditempati. Sejumlah sarana yang tersedia antara lain taman bermain anak, tempat ibadah, toilet umum, dapur bersama, serta ruang-ruang pendukung lainnya yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar penghuni.

Pemerintah berharap kehadiran hunian ini dapat memberikan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi warga yang sebelumnya tinggal di kawasan bantaran rel, sekaligus mendukung penataan kawasan perkotaan yang lebih tertib dan manusiawi.

Advertisement
Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID