Mensesneg Tepis Isu Reshuffle Besar Kabinet Merah Putih

news.fin.co.id - 09/06/2026, 10:15 WIB

Mensesneg Tepis Isu Reshuffle Besar Kabinet Merah Putih

Mensesneg Prasetyo Hadi

fin.co.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah berbagai spekulasi yang menyebutkan akan terjadi perombakan besar-besaran dalam susunan Kabinet Merah Putih. Menurutnya, hingga saat ini pemerintah belum memiliki agenda untuk melakukan reshuffle, termasuk dalam skala besar.

"Sekali lagi dalam beberapa kesempatan sudah kami sampaikan bahwa sampai hari ini belum ada rencana kalau tadi disebutkan perombakan apalagi besar-besaran terhadap Kabinet Merah Putih, belum ada," kata Pras di Istana, Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.

Prasetyo menjelaskan bahwa perhatian utama pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh jajaran kabinet bekerja secara optimal sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Karena itu, isu mengenai perombakan kabinet dinilai belum menjadi pembahasan yang relevan dalam waktu dekat.

"Jadi sampai hari ini belum ada rencana itu. Nanti pada waktunya kalau memang eh diperlukan pasti akan kami sampaikan kepada saudara-saudara," imbuhnya.

Advertisement

Lebih lanjut, politikus Partai Gerindra tersebut juga membantah rumor yang menyebut ekonom senior Universitas Indonesia, Chatib Basri, akan menggantikan posisi Menteri Keuangan. Ia menegaskan bahwa tidak ada rencana pergantian pada jabatan tersebut maupun reshuffle kabinet secara umum.

"Itu tidak ada, tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan. Berkali-kali juga sudah kami kami sampaikan tidak ada rencana reshuffle," ujar Prasetyo.

Prasetyo meminta masyarakat untuk tidak menghubungkan nama-nama tertentu dengan posisi menteri yang saat ini masih dijabat oleh pejabat aktif. Menurutnya, berbagai spekulasi yang berkembang tidak memiliki dasar karena pemerintah memang belum merencanakan perubahan komposisi kabinet.

"Karena memang memang sesungguhnya tidak sedang ada rencana pergantian. Nanti kalau memang kita merasa, tidak hanya salah satu kementerian ya, kalau memang Presiden merasa harus ada penyegaran atau perubahan, pada waktunya nanti akan disampaikan kepada masyarakat," kata Prasetyo.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID