fin.co.id - Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui Jalur Ujian Mandiri (UM) Tahun Akademik 2026/2027.
Pada penerimaan tahun ini, UNDIP juga membuka kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mendaftar pada sejumlah program studi baru yang diselenggarakan di kampus Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) dan Badan Pengelola Kampus di Luar Kampus Utama (BPK2U).
Informasi mengenai daftar program studi yang membuka pendaftaran dapat diakses melalui laman pmb.undip.ac.id.
Pembukaan program studi baru tersebut menjadi bagian dari komitmen UNDIP dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas sekaligus mendukung pemerataan pembangunan sumber daya manusia di berbagai daerah.
Melalui pengembangan kampus PSDKU dan BPK2U yang berada di Batang, Pekalongan, dan Rembang, UNDIP terus menghadirkan layanan pendidikan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, pengembangan tersebut juga selaras dengan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing wilayah.
Tiga Program Studi Baru Mulai Menerima Mahasiswa
Pada Tahun Akademik 2026/2027, terdapat tiga program studi baru yang mulai menerima mahasiswa melalui Jalur Ujian Mandiri.
Program studi tersebut meliputi:
- Teknik Industri Kampus Batang
- Informatika Kampus Rembang
- Teknik Perencanaan Wilayah dan Perkotaan Kampus Pekalongan
Ketiga program studi tersebut dirancang untuk menghasilkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Fokus pengembangannya mengarah pada kebutuhan industri manufaktur, sektor logistik, serta transformasi digital yang berkembang pesat, terutama di kawasan industri Jawa Tengah.
Kesempatan Lebih Luas Melalui Jalur Ujian Mandiri UNDIP
Melalui Jalur Ujian Mandiri, calon mahasiswa memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Diponegoro. Pilihan kampus tidak hanya tersedia di kampus utama Tembalang, tetapi juga di kampus-kampus PSDKU dan BPK2U yang telah dikembangkan oleh universitas.
Seluruh kampus tersebut didukung fasilitas pembelajaran modern, tenaga pengajar yang berkualitas, serta ekosistem akademik yang kondusif. Dukungan tersebut diharapkan mampu menunjang proses pendidikan sekaligus membantu mahasiswa mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan di masa depan.
UNDIP Dorong Pendidikan Tinggi yang Inklusif dan Berdampak
Dalam berbagai kesempatan, Rektor UNDIP menyampaikan bahwa pengembangan kampus di luar kampus utama merupakan bagian dari upaya universitas dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, berkualitas, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.