Nasional . 14/06/2026, 21:27 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Mereka sangat memperhatikan anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, sebuah fenomena yang menimbulkan kekhawatiran besar.
Ditambah lagi, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) juga menjadi sorotan tajam.
"Sempat kita diskusi bagaimana kita melihat sampai hari ini, dari nilai tukar Rupiah ke Dolar itu sangat menurun, dari BBM juga naik," ungkap Abdi, menggambarkan inti keresahan yang berkembang.
Meskipun inisiatif awal demonstrasi berasal dari internal mahasiswa UBK, semangat pergerakan ini nyatanya tidak hanya terbatas pada satu kampus.
Pihak penyelenggara dengan terbuka merangkul kelompok mahasiswa lain yang merasakan keresahan serupa.
Hal ini terlihat dari upaya komunikasi lintas kampus yang intensif dilakukan menjelang pelaksanaan aksi.
"Tentu kami akan membuka pintu selebar-lebarnya mungkin untuk kawan-kawan ingin bergabung di BEM Universitas Bung Karno," kata Abdi, menegaskan komitmen mereka untuk bersatu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media