Pemulangan Haji Gelombang II Dimulai, Hampir 100 Ribu Jemaah Sudah Tiba di Indonesia

news.fin.co.id - 16/06/2026, 22:26 WIB

Pemulangan Haji Gelombang II Dimulai, Hampir 100 Ribu Jemaah Sudah Tiba di Indonesia

Kemenhaj RI memastikan proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi berlangsung dengan tertib dan lancar.

fin.co.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memastikan proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi berlangsung dengan tertib dan lancar. Memasuki hari ke-57 operasional penyelenggaraan haji serta hari ke-15 masa pemulangan, penerbangan perdana jemaah Gelombang II dari Madinah menuju Indonesia resmi dimulai.

Hingga Selasa, 16 Juni 2026, sebanyak 261 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Jumlah tersebut terdiri atas 101.391 jemaah dan 1.042 petugas, sehingga total yang telah diterbangkan ke Tanah Air mencapai 102.433 orang.

Sementara itu, sebanyak 253 kloter telah mendarat di Indonesia dengan membawa 98.487 jemaah dan 1.010 petugas. Dengan demikian, total jemaah dan petugas yang telah tiba di berbagai embarkasi mencapai 99.497 orang atau sekitar 48 persen dari keseluruhan peserta haji Indonesia tahun ini.

Untuk pergerakan jemaah Gelombang II dari Makkah ke Madinah, tercatat sebanyak 157 kloter yang terdiri atas 60.242 jemaah dan 628 petugas telah diberangkatkan. Total jemaah dan petugas yang sudah berada di Madinah kini mencapai 60.870 orang.

Advertisement

Di sisi lain, kepulangan jemaah haji khusus juga terus berlangsung. Hingga hari ini, sebanyak 15.802 orang telah kembali ke Indonesia, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menyebut dimulainya penerbangan Gelombang II dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah menjadi tahap penting dalam proses pemulangan jemaah tahun ini.

“Hari ini menjadi penanda dimulainya fase kepulangan jemaah Gelombang II dari Madinah menuju Indonesia. Kami memastikan seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dengan aman, nyaman, dan sehat,” ujar Maria.

Menurutnya, Kemenhaj bersama petugas di Daerah Kerja Madinah terus meningkatkan layanan di berbagai sektor, mulai dari akomodasi, transportasi, konsumsi, kesehatan hingga pelayanan bandara guna memastikan proses pemulangan berjalan optimal hingga kloter terakhir.

Kemenhaj juga mengingatkan seluruh jemaah yang masih berada di Madinah agar menjaga dokumen perjalanan, khususnya paspor, karena menjadi syarat utama dalam proses kepulangan.

“Paspor merupakan dokumen utama yang harus dijaga hingga jemaah tiba kembali di Indonesia. Kami mengimbau seluruh jemaah untuk memastikan dokumen perjalanan tersimpan dengan baik dan tidak tertinggal,” katanya.

Selain menjaga dokumen, jemaah juga diminta memperhatikan kondisi kesehatan dengan cukup beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, serta mengurangi aktivitas yang berpotensi menyebabkan kelelahan sebelum jadwal keberangkatan.

Kemenhaj kembali menegaskan larangan membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun koper kabin. Distribusi air zamzam kepada jemaah akan dilakukan di Indonesia sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

“Kepatuhan terhadap ketentuan ini akan membantu memperlancar proses pemeriksaan keamanan penerbangan, menghindari pembongkaran bagasi, serta mempercepat proses keberangkatan di bandara,” jelas Maria.

Advertisement

Di tengah proses pemulangan, jemaah juga diajak untuk tetap menjaga semangat kebersamaan dan saling membantu, terutama kepada lansia, penyandang kebutuhan khusus, serta mereka yang memerlukan pendampingan selama perjalanan pulang.

Maria menilai nilai persaudaraan yang tumbuh selama menjalankan ibadah haji perlu terus dipelihara sebagai bagian dari pelajaran spiritual yang dibawa pulang ke Indonesia.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID