fin.co.id - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DKI Jakarta menegaskan bahwa peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata. Momen pergantian tahun ini dinilai sebagai kesempatan bagi umat Islam untuk melakukan perubahan menuju kebiasaan yang lebih baik dan produktif.
Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Adib, berharap Tahun Baru Islam dapat menjadi titik awal terciptanya perubahan yang membawa dampak positif, baik bagi masyarakat maupun kehidupan global.
"Semoga momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini menjadi titik terang menuju perubahan dunia yang lebih positif dan lebih kondusif bagi terbangunnya tata kehidupan yang semakin adil, makmur dan sejahtera," kata Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta Adib saat dihubungi di Jakarta, Selasa, 16 Juni 2026.
Menurut Adib, semangat hijrah yang identik dengan perbaikan diri harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari umat Islam. Dengan demikian, setiap individu dapat meningkatkan kualitas diri sehingga kondisi pada tahun ini menjadi lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Ia juga menilai peringatan Tahun Baru Hijriah yang berdekatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta menjadi momentum penting untuk mendorong kemajuan ibu kota.
"Dan terus mendorong seluruh warganya lebih sejahtera lahir batin," kata dia.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut memeriahkan peringatan Tahun Baru Islam melalui Festival 1 Muharam yang digelar di Taman Bendera Pusaka, Kebayoran, Jakarta Selatan. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah kirab pawai obor elektrik yang diikuti masyarakat.
Penggunaan obor elektrik dipilih sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi cuaca sekaligus mempertimbangkan faktor keselamatan, tanpa menghilangkan makna filosofis dari tradisi pawai obor yang telah lama menjadi bagian dari perayaan Tahun Baru Islam.
Festival 1 Muharam tersebut digelar sebagai bentuk rasa syukur bersama yang melibatkan berbagai elemen masyarakat Jakarta.
Melalui semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Pemprov DKI Jakarta juga mengajak masyarakat untuk memperkuat kolaborasi, menjaga kebersihan lingkungan, serta ikut merawat kota sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta menuju kota global.