Ringkasan :
- Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penanganan serius atas anomali penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.
- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak ada toleransi bagi praktik yang merugikan petani sawit.
- Pemerintah siapkan langkah tegas, termasuk melibatkan aparat penegak hukum dan perbaikan tata niaga sawit jangka panjang.
fin.co.id -
Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang sempat anjlok membuat Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman angkat bicara.
Bahkan, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara pribadi menunjukkan kepedulian mendalam atas nasib para petani sawit.
Presiden Prabowo tak ingin para pahlawan pangan ini harus menanggung kerugian akibat fluktuasi harga yang tak wajar.
Ini bukan sekadar masalah ekonomi, ini adalah panggilan darurat untuk melindungi jutaan rakyat Indonesia!
Pernyataan tegas ini disampaikan Amran usai menggelar pertemuan penting dengan Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/6).