Skandal Baru MBG! 5.000 CCTV dan Sistem Sidik Jari Rp300 Miliar Diduga Fiktif, Sony Sonjaya Buka Suara!

news.fin.co.id - 18/06/2026, 21:37 WIB

Skandal Baru MBG! 5.000 CCTV dan Sistem Sidik Jari Rp300 Miliar Diduga Fiktif, Sony Sonjaya Buka Suara!

Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya kenakan rompi tahanan kejagung usai jadi tersangka kasus korupsi MBG

Ringkasan :

  • Jaksa Agung mengungkapkan adanya dugaan pengadaan kamera CCTV dan sidik jari fiktif dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
  • Nilai kontrak yang disebut-sebut mencapai Rp 300 miliar ini, terungkap melalui keterangan pengacara eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya.
  • Bukti awal menunjukkan bahwa pemasangan ribuan unit CCTV dan sistem sidik jari untuk penerima manfaat tidak pernah terwujud.

fin.co.id - Kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali memunculkan fakta baru yang mengejutkan. Kali ini, pengacara mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN),

Sony Sonjaya, yakni Krisna Murti, mengungkap adanya dugaan pengadaan kamera CCTV dan sistem sidik jari fiktif dengan nilai kontrak mencapai Rp300 miliar.

Advertisement

Pernyataan tersebut disampaikan Krisna Murti usai mendampingi Sony Sonjaya menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung pada Kamis (18/6).

Menurut Krisna, kontrak pengadaan tersebut sudah ada sebelum Sony menjabat sebagai Wakil Kepala BGN. Namun, dugaan kejanggalan mulai terungkap ketika Sony melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan kontrak menjelang masa berakhirnya kerja sama dengan vendor terkait.

Nilai Kontrak Mencapai Rp300 Miliar

Krisna menjelaskan bahwa pengadaan CCTV dan sistem sidik jari tersebut memiliki nilai kontrak yang sangat besar.

"Jadi sebelum Pak Sony masuk, itu ada kontrak yang namanya CCTV dengan pengadaan sidik jari," ujar Krisna kepada wartawan.

Ia menyebut kontrak tersebut berlaku selama satu tahun dengan nilai mencapai Rp300 miliar.

Menurutnya, proyek tersebut merupakan bagian dari fasilitas yang direncanakan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Setiap Dapur SPPG Wajib Dipasang Lima CCTV

Dalam kontrak yang dimaksud, vendor disebut memiliki kewajiban memasang lima unit kamera CCTV pada setiap dapur SPPG.

Advertisement

Jika dihitung secara keseluruhan, jumlah CCTV yang harus dipasang mencapai sekitar 5.000 unit di berbagai lokasi pelaksanaan program MBG.

"Satu SPPG itu ada lima CCTV. Jadi semuanya itu yang harus dipasang sekitar 5.000 CCTV," kata Krisna.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Pimred FIN.CO.ID