Mahasiswa Trisakti Bergerak ke DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalur Kyai Tapa–S Parman

news.fin.co.id - 19/06/2026, 15:42 WIB

Mahasiswa Trisakti Bergerak ke DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalur Kyai Tapa–S Parman

Ratusan mahasiswa Universitas Trisakti mulai bergerak menuju Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 19 Juni 2026. Foto: Candra Pratama

fin.co.id - Ratusan mahasiswa Universitas Trisakti mulai bergerak menuju Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 19 Juni 2026.

Masyarakat yang melintas di kawasan Jakarta Barat hingga arah Senayan diimbau menghindari ruas Jalan Kyai Tapa dan Jalan Letjen S. Parman guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas akibat konvoi mahasiswa.

Berdasarkan pantauan di lapangan, rombongan mahasiswa bergerak menggunakan sepeda motor dan beberapa kendaraan minibus. Aksi tersebut tidak hanya diikuti mahasiswa Universitas Trisakti, tetapi juga mahasiswa dari Universitas Esa Unggul.

Sebelum berangkat menuju kompleks parlemen, para peserta aksi lebih dahulu berkumpul di kawasan Tugu 12 Mei Reformasi yang berada di lingkungan Universitas Trisakti, Jakarta Barat.

Advertisement

Aksi tersebut mengusung tema Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura) dan diperkirakan melibatkan sekitar 600 hingga 700 peserta.

Perwakilan mahasiswa sekaligus Menteri Luar Negeri Kepresma Trisakti, Arief Rizquna, mengatakan jumlah massa yang turun ke jalan merupakan hasil konsolidasi yang telah dilakukan beberapa hari sebelumnya.

“Mahasiswa yang akan hadir, khususnya hari ini, mulai dari titik Trisakti sampai ke sana nanti, yang berkonsolidasi dengan kita kurang lebih ada sekitar 600 sampai 700 massa,” ujar Arief, Jumat, 19 Juni 2026.

Menurutnya, terdapat tiga tuntutan utama yang akan disuarakan dalam aksi tersebut. Pertama, mendesak pemerintah untuk memulihkan kondisi ekonomi dan politik nasional. Kedua, meminta adanya pembenahan terhadap pejabat negara yang dinilai tidak kompeten. Ketiga, mengembalikan supremasi sipil.

Arief menjelaskan, tiga tuntutan tersebut merupakan rangkuman dari berbagai persoalan yang saat ini dinilai menjadi perhatian masyarakat.

“Tuntutan yang kita bawa, kita sebut sebagai tiga tuntutan rakyat. Karena kalau seluruh persoalan di negeri ini dijabarkan satu per satu, mungkin satu atau dua buku pun tidak cukup,” katanya.

Ia menambahkan, tuntutan tersebut juga mencakup berbagai isu turunan, mulai dari penurunan harga BBM dan bahan pokok hingga perlindungan terhadap kebebasan sipil.

Dengan bergeraknya massa menuju kawasan DPR/MPR RI, potensi kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan menuju Senayan diperkirakan meningkat pada sore hari. Pengendara diimbau memilih jalur alternatif untuk menghindari perlambatan arus kendaraan.

Candra Pratama/Disway

Advertisement
Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID