Panas! PDIP Sebut Ada Orkestrasi di Balik Aksi Mahasiswa, Nama Gibran Ikut Terseret!

news.fin.co.id - 23/06/2026, 19:32 WIB

Panas! PDIP Sebut Ada Orkestrasi di Balik Aksi Mahasiswa, Nama Gibran Ikut Terseret!

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Sitorus. Foto: Anisha Aprilia

fin.co.id - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu Eksekutif, Deddy Yevri Sitorus, menilai bahwa berbagai gerakan mahasiswa maupun dinamika politik di Indonesia memang rentan ditunggangi oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu.

Pernyataan tersebut disampaikan Deddy saat menanggapi kabar yang menyeret Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK), Muhammad Abdimaludin, yang diduga bersama sejumlah rekannya menerima uang dari aparat kepolisian sebelum melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Deddy, fenomena penunggangan aksi mahasiswa bukanlah hal baru. Namun, ia menilai kasus yang kini mencuat justru memberikan gambaran berbeda mengenai siapa pihak yang diduga berada di balik sebuah gerakan.

Advertisement

"Dalam setiap gerakan mahasiswa, memang ada pihak-pihak yang berpotensi menunggangi," ujar Deddy saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

PDIP Pernah Dituding Menunggangi Aksi Mahasiswa

Deddy mengungkapkan bahwa selama ini PDI Perjuangan kerap menjadi sasaran tuduhan sebagai pihak yang berada di balik berbagai aksi demonstrasi mahasiswa yang terjadi di sejumlah daerah.

Namun menurutnya, perkembangan kasus yang melibatkan BEM FH UBK justru membuka perspektif baru mengenai dugaan pihak yang mencoba memanfaatkan gerakan mahasiswa untuk kepentingan tertentu.

"Kalau melihat kasus UBK itu, kan terlihat bahwa memang yang menunggangi itu ya Mas Wapres begitu," kata Deddy.

Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian publik karena menyebut nama Gibran Rakabuming Raka dalam konteks dugaan adanya upaya memanfaatkan momentum demonstrasi mahasiswa.

Meski demikian, Deddy mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa pihak yang pertama kali menggagas dugaan pemanfaatan aksi mahasiswa tersebut.

Namun ia merasa janggal apabila inisiatif tersebut disebut berasal dari pihak lapangan atau bawahan semata.

Menurutnya, sebuah operasi yang melibatkan pengarahan demonstrasi hingga pertemuan dengan pejabat tinggi negara sulit terjadi tanpa adanya koordinasi dari level yang lebih tinggi.

Advertisement

"Kalau inisiatif anak buah, saya kira aneh," ujarnya.

Deddy bahkan menyebut dugaan skenario semacam itu sebagai bentuk "orkestrasi" yang menurutnya tidak mungkin dilakukan oleh pihak di level bawah tanpa adanya arahan tertentu.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Pimred FIN.CO.ID