Dugaan Aliran Dana untuk Mengubah Arah Demonstrasi
Dalam penjelasannya, Deddy merujuk pada informasi yang beredar terkait dugaan pemberian uang kepada sejumlah mahasiswa dengan nominal sekitar Rp20 juta hingga Rp30 juta.
Dana tersebut diduga diberikan untuk mengubah arah atau substansi demonstrasi yang semula direncanakan.
Setelah itu, para mahasiswa disebut melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Berdasarkan rangkaian informasi tersebut, Deddy menilai terdapat sejumlah kejanggalan yang perlu mendapatkan perhatian serius.
"Nah, orkestrasi murahan kayak begini kan enggak mungkin dari bawah begitu, tetapi dari atas," tegasnya.
Meski melontarkan kritik keras, Deddy juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah menuduh pihak tertentu sebagai aktor di balik sebuah aksi demonstrasi tanpa didukung bukti yang kuat.
Menurutnya, kasus yang kini mencuat justru menunjukkan bahwa pihak yang selama ini berada di balik layar terkadang lebih mudah melakukan berbagai manuver politik tanpa diketahui publik.
"Kadang-kadang orang-orang yang sembunyi di belakang itu lebih mudah untuk melakukan manuver-manuver murahan kayak begini," katanya.