Nasional . 26/06/2026, 16:10 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Pemerintah terus mendorong penguatan sektor transportasi udara sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif nasional. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, mengatakan pemerintah akan meningkatkan kualitas dan kapasitas bandara di berbagai daerah guna memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Menurut AHY, bandara memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang masuk wisatawan mancanegara sekaligus menjadi wajah pertama dan terakhir yang dilihat wisatawan saat berkunjung ke Indonesia.
"Karena bandar udara merupakan pintu masuk bagi para wisatawan mancanegara khususnya, dan juga pintu terakhir sebelum mereka kembali ke negara masing-masing," katanya kepada wartawan, Kamis, 25 Juni 2026.
AHY menjelaskan, pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan telah menggelar rapat koordinasi untuk membahas sejumlah persoalan strategis maupun teknis di sektor kebandarudaraan, termasuk melibatkan pemerintah daerah secara langsung maupun daring.
"Bersama stakeholder terkait Kami tadi secara serius membahas selama 3 jam tadi, termasuk menghadirkan para kepala daerah, baik hadir secara fisik maupun secara online," ungkapnya.
Ia menyebutkan, pemerintah saat ini tengah melakukan evaluasi terhadap kinerja 36 bandara internasional yang beroperasi di Indonesia guna memastikan seluruhnya memiliki standar pelayanan dan operasional yang optimal.
"Dari 36 bandara internasional misalnya yang saat ini sudah beroperasi di seluruh Indonesia, kita ingin memastikan bahwa semua memiliki performance atau kinerja yang baik," ujarnya.
Salah satu fokus utama pemerintah adalah meningkatkan daya saing Bandara Internasional Soekarno-Hatta agar mampu bersaing dengan bandara-bandara terbaik dunia. AHY menilai target menjadikan Bandara Soekarno-Hatta masuk jajaran 10 besar bandara terbaik dunia merupakan target yang realistis.
"Indonesia juga memiliki potensi yang besar untuk memajukan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng kebanggaan kita untuk bisa menembus 10 besar bandara terbaik di dunia," katanya.
"Saat ini kita di posisi 22 sedunia. Kita tahu sejumlah bandar udara yang terkenal, misalnya Singapore Changi Airport, kemudian Narita International Airport, atau sejumlah bandara lainnya di dunia yang juga cukup sering berada di papan atas. Indonesia juga harus berusaha sekuat tenaga untuk bisa tembus ke sana," sambungnya.
Menurut AHY, pencapaian tersebut tidak hanya berkaitan dengan prestise internasional, tetapi juga berpotensi memberikan dampak ekonomi yang signifikan melalui peningkatan konektivitas, investasi, dan kunjungan wisatawan.
Ia optimistis target tersebut dapat tercapai seiring transformasi yang dilakukan oleh InJourney dan Angkasa Pura Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
"Mengapa kita harus punya optimisme? Karena dalam 3 tahun terakhir ini, dengan transformasi yang dijalankan oleh teman-teman Injourney dan Angkasa Pura, tentunya dengan dukungan dari semua pihak pemerintah pusat dan daerah, termasuk kalangan dunia usaha, ini secara gradual terus naik peringkatnya," ungkapnya.
Pemerintah menargetkan Bandara Soekarno-Hatta dapat menembus peringkat 10 besar bandara terbaik dunia sekaligus meraih predikat lima bintang pada 2029.
"Jadi kalau kita tarik sampai dengan 2029, kita mudah-mudahan bisa top ten dalam ranking dan juga bisa mendapatkan bintang lima, rating-nya lima bintang," tutupnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media