Pemkab Karawang Godok Regulasi Beasiswa Khusus untuk Putra-putri Petani

news.fin.co.id - 01/07/2026, 22:34 WIB

Pemkab Karawang Godok Regulasi Beasiswa Khusus untuk Putra-putri Petani

Pemkab Karawang siapkan program beasiswa khusus anak petani untuk kuliah di Unsika.

fin.co.id - Pemerintah Kabupaten Karawang tengah menyiapkan program beasiswa khusus anak petani. Lewat bantuan pendidikan ini, anak-anak para pahlawan pangan tersebut berkesempatan untuk menempuh studi perguruan tinggi di Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).

Langkah strategis ini bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk masa depan wilayah penghasil padi tersebut.

"Program ini bertujuan untuk mencetak petani milenial sebagai regenerasi petani di Karawang," kata Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Karawang Rohman saat dihubungi di Karawang, Rabu, 1 Juli 2026.

Rohman menyampaikan bahwa program beasiswa khusus bagi anak petani ini merupakan gagasan langsung Bupati Karawang Aep Syaepuloh. Ide ini hadir sebagai bentuk ikhtiar nyata Pemkab Karawang dalam menyiapkan generasi petani muda sekaligus memperkuat sektor pertanian di daerah setempat.

Target Operasional dan Proses Pematangan Regulasi Resmi

Saat ini, pihak Pemkab Karawang tengah mematangkan program tersebut secara intensif. Mereka sedang menyusun regulasi resmi dengan melibatkan Bagian Hukum serta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah setempat.

Pemerintah daerah tidak ingin terburu-buru agar semua payung hukumnya matang dan kuat.

"Insya Allah program ini bisa segera direalisasikan, ditarget bisa terlaksana pada tahun ajaran 2027," katanya.

Kriteria Penerima Prioritas dan Syarat Transparansi Seleksi

Mengenai sasaran penerima, Rohman menegaskan bahwa program tersebut memang memprioritaskan anak-anak yang berasal dari keluarga petani. Namun, pemerintah juga bersikap fleksibel demi kemajuan daerah.

Pemkab Karawang masih menggodok kriteria penerima, termasuk melihat kemungkinan untuk membuka kesempatan bagi masyarakat umum yang memiliki minat kuat di bidang pertanian, meskipun mereka bukan berasal dari keluarga petani.

"Prioritasnya tentu anak petani. Kriterianya masih dibahas dan nanti akan ada persyaratan yang harus dipenuhi saat pendaftaran," katanya.

Rohman menyebutkan bahwa tim penyusun akan menuangkan seluruh persyaratan tersebut ke dalam regulasi formal. Langkah ini bertujuan agar proses seleksi calon mahasiswa penerima dana bantuan pendidikan ini dapat berjalan secara transparan dan tepat sasaran.

Selain melihat aspek latar belakang keluarga petani, tim penyeleksi juga mengharapkan para calon penerima beasiswa memiliki minat yang besar serta komitmen yang kuat.

Mereka harus siap untuk langsung berkiprah dan memajukan sektor pertanian daerah setelah menyelesaikan masa pendidikan tinggi nanti.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID