Ekonomi . 04/07/2026, 21:04 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Meski berhasil mencatatkan laba yang tinggi, Pertamina mengakui bahwa tantangan pada tahun 2026 diperkirakan masih cukup berat.
Ketidakpastian geopolitik global, volatilitas harga energi, hingga perubahan arah kebijakan energi dunia menjadi faktor yang perlu diantisipasi.
Karena itu, perusahaan berkomitmen terus meningkatkan efisiensi operasional, menjaga ketahanan energi nasional, serta memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap aman.
Di sisi lain, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) juga mengumumkan bahwa seluruh BUMN di bawah ekosistemnya telah menyelesaikan penyusunan laporan keuangan Tahun Buku 2025.
Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara, Rohan Hafas, mengatakan sejumlah perusahaan pelat merah menunjukkan peningkatan kinerja yang cukup signifikan sepanjang periode April 2025 hingga April 2026.
Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan keberhasilan transformasi yang tengah dijalankan pemerintah di berbagai sektor strategis.
Selain Pertamina, sejumlah perusahaan BUMN lainnya juga membukukan peningkatan laba yang cukup besar.
Beberapa di antaranya adalah:
PT Pertamina (Persero): laba naik 80 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp24,9 triliun per April 2026.
PT Pupuk Indonesia: laba melonjak 202 persen yoy menjadi Rp3,2 triliun.
Pelindo: laba meningkat 169 persen yoy menjadi Rp900 miliar.
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI): laba tumbuh 15 persen yoy menjadi Rp21,2 triliun.
PT Krakatau Steel Tbk: berbalik mencetak laba Rp635 miliar, setelah sebelumnya mengalami rugi Rp981 miliar.
PT Kimia Farma Tbk: berhasil membukukan laba Rp108 miliar, setelah sebelumnya merugi Rp160 miliar.
Menurut Danantara, keberhasilan sejumlah BUMN keluar dari tekanan keuangan tidak terlepas dari program restrukturisasi dan dukungan permodalan yang diberikan melalui PT Danantara Asset Management (DAM).
Selain mengawal transformasi BUMN, Danantara juga mulai merealisasikan berbagai investasi strategis menggunakan sebagian dividen BUMN yang diterima sepanjang 2025.
Beberapa proyek prioritas yang telah dijalankan meliputi:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media