Nasional . 30/07/2026, 07:34 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
"Katanya mereka jual 1.000 ton, tapi yang mereka lapor 500 ton. Artinya negara rugi. Kita rugi 908 miliar dollar AS selama 34 tahun atau Rp15.000 triliun," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengaitkan kebocoran penerimaan negara dengan belum optimalnya peningkatan kesejahteraan aparatur, termasuk guru.
Menurutnya, persoalan utama bukan karena pemerintah tidak ingin menaikkan gaji, melainkan karena penerimaan negara terus mengalami kebocoran.
"Kenapa gaji guru tidak bisa baik, gaji pegawai negeri tidak bisa baik, kenapa anggaran selalu kurang? Ya karena uangnya enggak ada. Diambil terus," tutur Prabowo.
Ia bahkan memperkirakan kebocoran anggaran negara mencapai sekitar 150 miliar dolar AS per tahun atau setara Rp2.500 triliun.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media