Nasional . 15/09/2026, 05:49 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Proses evakuasi korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 kembali menghadapi kendala. Sebanyak 22 korban yang dipastikan selamat masih tertahan di tengah laut setelah proses pemindahan menuju Banjarmasin harus dilakukan beberapa kali akibat gelombang tinggi.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii menjelaskan, puluhan korban tersebut sebelumnya berada di Kapal Cahaya Bahari. Kapal kayu itu tidak dapat mendekat untuk melakukan pemindahan korban karena kondisi gelombang di laut berada di atas normal.
“Karena kejadian tadi pagi adanya ombak yang di atas normal, pada saat kita transfer dua kapal kita ada yang sempat berbenturan sehingga harus dilaksanakan perawatan,” kata Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari kedua kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin malam 14 September 2026.
Akibat kondisi tersebut, proses pemindahan korban dilakukan secara bertahap. Korban dari Kapal Cahaya Bahari harus dipindahkan menggunakan kapal berukuran lebih kecil sebelum dibawa menuju KRI Nala.
Proses tersebut membuat evakuasi berlangsung lebih lama. Setelah berada di KRI Nala, korban juga belum dapat langsung dibawa ke Pelabuhan Trisakti karena kapal perang tersebut berukuran besar sehingga tidak bisa langsung bersandar di pelabuhan.
Tim SAR kemudian kembali melakukan transfer korban dari KRI Nala ke Kapal Kumai milik TNI Angkatan Laut. Kapal tersebut selanjutnya membawa para korban menuju Banjarmasin pada Senin 14 September tengah malam.
“Sehingga harus dilakukan transfer ulang ke Kapal Kumai milik juga TNI Angkatan Laut dan ini sekarang sedang proses, mudah-mudahan dalam beberapa jam ke depan sudah akan tiba di sini,” ujar Syafii.
Berdasarkan data Basarnas hingga Senin 14 September pukul 22.00 Wita, total 114 korban telah ditemukan dalam insiden tersebut. Rinciannya, 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.
Dengan demikian, masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 penumpang yang berada di dalam Kapal Virgo Transport 8.
Dari 114 korban yang telah ditemukan, sebanyak 86 orang sudah tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Mereka terdiri atas 85 korban selamat dan satu korban meninggal dunia yang jasadnya telah diserahterimakan kepada keluarga.
Sementara korban meninggal dunia kedua dievakuasi ke Lanud Syamsudin Noor, Banjarbaru. Jenazah tersebut kemudian diserahkan kepada Tim DVI Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan medis lanjutan.
Selain itu, satu korban selamat telah tiba di Lanud Syamsudin Noor setelah dievakuasi menggunakan helikopter Basarnas dari lokasi kecelakaan.
Adapun 26 korban lainnya masih dalam perjalanan dari lokasi kejadian menuju Pelabuhan Trisakti. Mereka terdiri atas 22 korban selamat dan empat korban meninggal dunia.
Kapal Virgo Transport 8 diketahui membawa 243 penumpang saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal tersebut dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu 13 September sekitar pukul 02.00 Wita.
Sebelumnya, kapal tersebut bertolak dari Surabaya pada Sabtu 12 Sepember dalam perjalanan menuju Banjarmasin. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media