Ekonomi . 05/08/2026, 19:56 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepis keras rumor panas yang beredar luas di media sosial terkait nilai gaji manajer Koperasi Desa (Kopdes) yang digadang-gadang tembus Rp16 juta per bulan. Sang Bendahara Negara menegaskan bahwa klaim angka fantastis tersebut sama sekali tidak benar dan sangat di luar nalar.
"Kalau 16 juta pasti salah, kegedean kayanya. Saya dengar UMP UMP lebih sedikit aja masih ketinggian. Tapi saya enggak tahu angka yang terakhir berapa, tapi enggak sampai segitulah," tegas Purbaya kepada awak media di Gedung Kemenkeu, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Agustus 2026.
Purbaya membeberkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima rincian berkas anggaran resmi mengenai Kopdes. Kendati demikian, ia memasang barikade tegas dan menjamin tidak akan pernah meloloskan usulan anggaran jika angkanya melambung tinggi seperti isu yang beredar.
"Jadi kita belum lihat anggarannya, tapi enggak sampai segitu pasti. Kalau segitu ya kita enggak setujuin aja, selesai," bentaknya mantap.
Ia menambahkan, perihal penetapan besaran gaji manajer Kopdes masih harus menanti pengajuan resmi yang nantinya akan dibedah secara teliti.
"Sementara itu, tapi saya belum lihat anggarannya. Saya tunggu nanti seperti apa," pungkas Purbaya.
Rincian Komponen Hoaks yang Berkelindan di Medsos
Klarifikasi menohok Menkeu ini merespons kegaduhan jagat maya setelah beredar rincian struktur penghasilan manajer Kopdes yang mencapai belasan juta rupiah.
Dalam unggahan viral tersebut, nominal Rp16 juta itu diklaim terdiri atas:
Meskipun narasi tersebut terlanjur menjadi perbincangan hangat, hingga saat ini pemerintah secara resmi belum merilis keputusan mutlak mengenai standar penggajian untuk manajer Kopdes.
Fajar Ilman/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media