Megapolitan . 10/08/2026, 21:42 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengambil langkah strategis dengan mengalihkan pengelolaan kapal penyeberangan menuju Kepulauan Seribu. Operasional kapal yang selama ini dipegang Dinas Perhubungan (Dishub) bersama pelaku lokal akan diserahkan sepenuhnya kepada PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).
Langkah ini diambil menyusul evaluasi Pemprov DKI terhadap pola pengelolaan saat ini yang dinilai kurang efisien dibandingkan performa transportasi publik di daratan Jakarta.
“Sudah menjadi keputusan Pemerintah DKI Jakarta untuk menangani transportasi Kepulauan Seribu yang selama ini sepenuhnya di-handle oleh Dinas Perhubungan dan sebagian juga oleh para pelaku di lapangan yang rata-rata adalah masyarakat Pulau Seribu sendiri,” kata Pramono di RDF Rorotan, Jakarta Utara, Senin, 10 Agustus 2026.
“Kami melihat ini menjadi sangat tidak efisien karena pengalaman yang ada di Jakarta sendiri, di perkotaan maksudnya, di lima wilayah yang ada, performa dari Transjakarta sekarang ini cukup sangat baik,” lanjutnya.
Rekor Performa Transjakarta Jadi Pertimbangan
Pramono menyoroti rekam jejak Transjakarta yang berhasil mengoperasikan hampir 10 ribu unit bus dengan ketepatan waktu serta layanan yang makin teruji. Peningkatan performa ini berdampak langsung pada lonjakan kepercayaan publik, terbukti dari pertumbuhan pengguna hingga 14,99 persen dalam sebulan terakhir.
“Ini menunjukkan bahwa masyarakat Jakarta sekarang memberikan kepercayaan kepada Transjakarta,” katanya.
Penyesuaian Regulasi dan Janji Tarif Terjangkau
Proses alih kelola kapal peyeberangan ini masih dalam tahap pematangan internal. Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan penyesuaian Payung hukum melalui revisi Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Gubernur (Pergub).
Di samping itu, kajian struktur harga tiket terus dimatangkan. Pramono menggaransi biaya perjalanan warga maupun wisatawan ke Kepulauan Seribu bakal jauh lebih kompetitif di bawah manajemen baru.
“Yang pasti tarifnya akan lebih murah kalau dikelola secara profesional seperti apa yang dilakukan saat ini di Transjakarta,” pungkas Pramono.
Cahyono/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media