Ekonomi . 10/08/2026, 10:29 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Pasar Menanti Data Inflasi AS

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

Jika inflasi AS tercatat lebih rendah dari perkiraan pasar, ekspektasi terhadap pelonggaran kebijakan The Fed berpotensi meningkat. Kondisi tersebut dapat menekan dolar AS sekaligus memberikan ruang bagi rupiah untuk melanjutkan penguatan.

Sebaliknya, apabila inflasi AS berada di atas perkiraan pasar, ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang lebih ketat dapat kembali meningkat. Situasi tersebut berpotensi mendorong penguatan dolar AS dan memberikan tekanan terhadap rupiah.

Untuk saat ini, kondisi cadangan devisa domestik dan perkembangan indikator ekonomi Amerika Serikat menjadi dua faktor penting yang perlu diperhatikan. Pergerakan rupiah selanjutnya akan sangat berkaitan dengan bagaimana pasar merespons data inflasi AS dan prospek kebijakan The Fed pada September 2026.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com